SUMPAH KEJUJURAN UNTUK PANITIA UNAS DAN UASBN GRESIK TA 2008/2009



Bupati Gresik, Dr. KH. Robbach Ma’sum, Drs, MM melantik Panitia ujian Nasional TA 08/09 Gresik. Bertempat di Aula Dinas Pendidikan Gresik, Selasa (31/3) Pelantikan Panitia Ujian Nasional yang beranggotakan sebanyak 97 orang ini, juga diambil sumpahnya oleh Bupati. Turut hadir sebagai undangan yang sekaligus sebagai saksi yaitu Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Gresik, Tim Pemantau Independen dan wakil dari Polres Gresik.

Sebelum pengambilan sumpah, Bupati menekankan pentingnya kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional.”Tuhan mengetahui apa yang diucapkan dan apa yang tersimpan didalam hati saudara. Kepada Tuhan pertanggungjawaban akan saudara berikan” pesannya mengingatkan kepada Panitia sebelum diambil sumpah.
Dalam sambutannya Bupati mengatakan, Secara substansi ujian Nasional dan UASBN tahun 2008/2009 terdapat perbedaan dari sebelumnya.


Perbedaan dimaksud adalah, standard kelulusan saat ini nilai rata minimal harus 5,50 sedangkan sebelumnya standar nilai kelulusan minimal rata-rata 5,25. saat ini ada uji teori kejujuran untuk SMK, padahal sebelumnya tidak ada. Pada tahun ini juga kita sepakat melaksanakan Ujian Sekolah Standar Nasional Pendidikan Agama Islam (USSN-PAI).

Saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur Pendidikan di Kabupaten Gresik, karena Prestasi Ujian Nasional di Kabupaten Gresik menduduki tempat pertama di Jawa Timur. Semoga hal ini terus ditingkatkan, karena informasi Diknas Gresik Penerimaan siswa baru (PSB) 2009, tidak menggunakan tes lagi melainkan cukup menggunakan nilai ujian Nasional sebagai dasar penerimaan. Untuk itu seluruh unsure pendidik maupun orang tua murid bisa bekerja sama untuk meningkatkan pendidikan di Kabupaten Gresik.

Kepala Dinas pendidikan, Chusaini Mustas melalui kabag Humas M. Hari Syawaludin mengatakan, Kami tetap berharap pelaksanaan Ujian Nasional maupun UASBN di Gresik tetap lancar, jujur sesuai kita inginkan. Pentingnya sumpah kejujuran ini agar timbul komitmen jujur antar panitia penyelenggara.
Jumlah peserta UASBN TA 2008/2009 untuk tingkat SD sebanyak 19.559 peserta terbagi dalam 18 sub rayon dari 1387 lembaga SD, MI dan SDLB. UASBN akan dilaksanakan pada 11, 12, 13 Mei 2009 dengan mapel Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA.

Peserta Ujian Nasional SMP sebanyak 9916 peserta dari 89 lembaga, MTs 7224 peserta dari 118 lembaga dan SMP LB 12 peserta. Ujian Nasional ini akan dilaksanakan 27, 28, 29 dan 30 April 2009, dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA.

Sedangkan Ujian Nasional setingkat SMA diikuti oleh 5.630 peserta dari 44 lembaga, MA 2960 peserta dari 56 lembaga, SMK 2390 peserta dari 20 lembaga, SMALB 9 peserta dan Madrasah Aliyah Keagamaan 129 peserta. Ujian Nasional SMA ini akan berlangsung pada 20, 22, 23, 24 April 2009. Mata pelajaran yang diujikan Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Biologi dan Kimia. (sdm, Humas Pemkab Gresik)



digg it
buzz yahoo
google
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
reddit

0 comments:


Post a Comment

Posting Terakhir

Paid Review Indonesia
 
  • Hack Facebook Sebagaimana laporan Techcrunch, Firesheep telah di download ribuan kali sejak di luncurkan beberapa waktu lalu. Firesheep adalah salah satu software Add-ons browser Mozilla Firefox terbaru yang di gunakan...
  • Sharing Foto di Yahoo Messenger Yahoo Messenger atau yang sering disingkat dengan YM memiliki fasilitas untuk share picture kepada chatter lain. Dengan demikian jika dua chatter saling melakukan Private Message, maka keduanya bisa saling...
  • Mujaher Korek Menu ikan panggang banyak di jumpai di sejumlah daerah. Namun, menu ikan mujaher panggang dengan sambal terasi pedas khas Jawa Timuran, hanya ada di Lamongan. Mujaher panggang hadir dengan....
  • Batik Gorga Khas Batak Memadukan motif khas Batak dengan aneka warna, bengkel kreasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 lalu, menghasilkan aneka ragam kain batik khas tanah Batak yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi....
  • Awet Muda Dengan Pisang Getuk merupakan makanan tradisional, umumnya terbuat dari singkong. Namun, warga di kaki gunung Slamet tepatnya di Desa Serang, Kecamatan Karangreja,...