PKH TAHAP I TUNTAS DISALURKAN


Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I tahun 2009 atau periode Maret di Lamongan telah tuntas disalurkan. Tahun ini program yang bertujuan untuk memotong siklus pemiskinan lewat pendidikan dan kesehatan ini mengalami peningkatan jumlah sasarn rumah tangga sangat miskin atau RTSM.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lamongan Soni Harsono melalui Kabag Humas dan Infokom Aris Wibawa, untuk tahun 2009 ini ada peningkatan RTSM sasaran penerima PKH. Yakni ditambah sejumlah 1803 RTSM di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Tikung (802 RTSM), Solokuro (345) dan Kecamatan Maduran (653). Sementara pada 2008 lalu program PKH di Lamongan meliputi 17 kecamatan dengan dana yang diserahkan mencapai Rp 36,6 milyar.

Berbeda dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bertujuan meningkatkan daya beli masyarakat akibat kenaikan harga BBM, lanjut Aris, PKH ini ada syarat-syarat ketat yang harus dipenuhi RTSM penerimanya. Diantaranya mereka diharuskan mengikuti program peningkatan sumber daya manusia (SDM). Khususnya melalui jalur pendidikan dan kesehatan. “Karena itu penerima program ini adalah RTSM yang memiliki ibu hamil, balita dan atau anak yang bersekolah di tingkat SD hingga SLTP. Sehingga nama penerima yang tercatat adalah ibu rumah tangga, bukan kepala keluarga, “ terangnya.

Aris menambahkan, terkadang masyarakat sering mensalahartikan antara BLT dengan PKH. Seperti sasaran program ini yang ditujukan pada masyarakat golongan RTSM. Karena penggolongan masyarakat miskin (maskin) sendiri ada tiga, yakni rumah tangga miskin, rumah tangga miskin dan rumah tangga sangat miskin yang jadi sasaran PKH. “Meski telah memenuhi kriteria RTSM berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jika dalam evaluasi, anak dari penerimanya ketahuan sudah tidak bersekolah, nominal penerimaan program ini akan bisa dipotong. Karena ada operator yang memperbaharui data perhari langsung ke pusat. Program ini diserahkan melalui Kantor Pos langsung ke penerima tanpa banyak birokrasi,“ kata dia.

Pada tahap pertama lalu tercatat dana yang disalurkan mencapai Rp 11.080.345.000 untuk sejumlah 29.199 RTSM. Paling tinggi, peserta program ini akan menerima Rp 2,2 juta pertahun yakni yang memiliki ibu hamil, balita dan dua anak yang bersekolah. Sedang yang hanya memiliki seorang anak yang sekolah di tingkat SD menerima Rp 600 ribu pertahun yang diterimakan dalam tiga tahapan. Untuk tahap kedua yang direncanakan pada bulan Agustus dan Desember mendatang jumlah sasaran penerimanya akan terus dievaluasi. Sehingga peserta penerima pada setiap tahapan bisa berbeda. “Program PKH ini masih dalam tahap uji coba. Sehingga belum seluruh daerah di Indonesia menerima program yang direncanakan dievaluasi terus hingga 2015 mendatang, “ pungkas dia.




digg it
buzz yahoo
google
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
reddit

0 comments:


Post a Comment

Posting Terakhir

Paid Review Indonesia
 
  • Hack Facebook Sebagaimana laporan Techcrunch, Firesheep telah di download ribuan kali sejak di luncurkan beberapa waktu lalu. Firesheep adalah salah satu software Add-ons browser Mozilla Firefox terbaru yang di gunakan...
  • Sharing Foto di Yahoo Messenger Yahoo Messenger atau yang sering disingkat dengan YM memiliki fasilitas untuk share picture kepada chatter lain. Dengan demikian jika dua chatter saling melakukan Private Message, maka keduanya bisa saling...
  • Mujaher Korek Menu ikan panggang banyak di jumpai di sejumlah daerah. Namun, menu ikan mujaher panggang dengan sambal terasi pedas khas Jawa Timuran, hanya ada di Lamongan. Mujaher panggang hadir dengan....
  • Batik Gorga Khas Batak Memadukan motif khas Batak dengan aneka warna, bengkel kreasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 lalu, menghasilkan aneka ragam kain batik khas tanah Batak yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi....
  • Awet Muda Dengan Pisang Getuk merupakan makanan tradisional, umumnya terbuat dari singkong. Namun, warga di kaki gunung Slamet tepatnya di Desa Serang, Kecamatan Karangreja,...