Berburu Software Gratis di 4shared-4SHARED merupakan salah satu Web storage online terkenal, yakni suatu situs yang menyediakan fasilitas penyimpanan file secara online melalui proses upload dan Download. Dalam hal ini, layanan 4shared bersifat gratis. Karena itu, banyak memiliki peminat, sehingga software yang tersimpan di 4shared, cukup beragam. Di samping proses registrasi yang mudah, 4shared menawarkan banyak sekali[Selengkapnya]
Budidaya Ayam Petarung-Awalnya hanya sekedar iseng untuk hiburan tatkala Muhammad Nasir Kholil banyak mengalami berbagai persoalan hidup. 1 ekor ayam petarung miliknya, selalu menemani pria warga Desa Sidojangkung Kecamatan Menganti, setelah seharian sibuk bekerja sebagai salah satu anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi PKB. Karena hobinya pada ayam petarung, Nasir kemudian mencoba mengawinkan ayamnya dengan indukan[Selengkapnya]

Berlangganan, Masukkan alamat Email

LUMPIA JAMUR TIRAM, ENAK DAN MENYEHATKAN



Sebuah warung makanan di Banjarnegara, Jawa Tengah, menyediakan aneka makanan berbahan dasar jamur. Uniknya satu porsi makanan terdiri dari 4 variasi olahan yang semuanya berbahan jamur. Selain menyehatkan karena rendah kolesterol, makanan ini juga memiliki rasa yang khas.

Sajian aneka makanan berbahan jamur tiram ini, bisa anda temui di sebuah warung di Jalan Banjarnegara Kota Banjarnegera, Jawa Tengah. Jamur tiram segar di olah menjadi empat variasi makanan berupa martabak, lumpia, jamur tepung dan kripik jamur. Semua olahan makanan ini di sajikan dalam satu porsi pesanan makanan.

Dengan memetik di kebun sendiri, Prasetyo (29 tahun), setiap harinya mengumpulkan antara 10 hingga 20 kilo gram jamur tiram segar untuk di olah menjadi aneka makanan.

Jamur-jamur tiram segar selanjutnya di olah menjadi bahan lumpia, jamur goreng tepung, martabak dan keripik. Semua racikan yang telah di buat selanjutnya di goreng dalam wajan penggorengan hingga matang.

Satu porsi makanan terdiri dari empat menu jamur yang di sajikan hangat lengkap dengan sambal dan sausnya. Banyak pengunjung yang mengaku tertarik menikmati makanan di warung ini.

Untuk menikmati makanan di warung ini tidaklah mahal, dengan uang 10 Ribu Rupiah, anda sudah bisa menikmati gurihnya makanan olahan jamur tiram yang rendah kolesterol dan cukup menyehatkan. Pengunjung juga bisa membeli eceran dengan harga seribu rupiah per biji. Makanan akan semakin enak jika di santap panas dengan panduan sambal pedas.(86)
Selengkapnya...

AIR TERJUN SAMPUREN PUTIH YANG EKSOTIS



Air terjun Sampuren Putih, jaraknya sekitar 30 Menit dari kota Sibolangit Sumatera Utara. Untuk mencapainya, bisa naik angkutan dari Simpang Bukum, Bandar Baru dan langsung naik angkutan menuju Desa Suka Maju. Jika Anda bepergian dengan kendaraan pribadi, tidak perlu khawatir, karena akses jalan menuju tempat ini sudah cukup baik.

Setelah setengah jam perjalanan dari Simpang Bukum, sampai di desa Cinta Rakyat atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan desa Basukum. Terdapat plank masuk ke objek wisata sampuren putih yang dalam bahasa indonesia berarti air terjun putih.

Tapi air terjun belum kelihatan. Kita harus berjalan kaki 300 meter ke atas bukit dan melintasi hutan. Hanya berkisar 20 meter dari pintu masuk, terdapat belasan gubuk sederhana di bibir sungai Lau Seruway. Sungai dengan batu-batu besar dan air jernih yang mengalir deras cukup mengundang perhatian.

Perjalanan ini ternyata memasuki kawasan hutan tropis. Jalan setapak di bibir jurang tepi sungai Lau Seruway cukup mendebarkan. Pohon hutan tropis memberikan aroma lembab namun menyegarkan. Di bawah rimbunnya pohon, perjalanan melewati jalan setapak dengan suara deburan air membuat perjalanan tak terasa meletihkan.

Jalan setapak itu akhirnya berakhir di sebuah areal terbuka dengan sudut air terjun mempesona. Inilah air terjun sampuran putih. Luas arealnya berkisar 10 hektar. Batu-batu besar mengelilingi lokasi jatuhnya air dan membentuk pemandangan yang luar biasa mempesona. Air terjun di tengah hutan dikelilingi tebing curam dengan hutan tropis adalah pemandangan luar biasa.

Menurut legenda, air terjun sampuren putih tercipta karena perseteruan dua abang beradik yang jatuh cinta dengan seorang gadis. Iri melihat adiknya,sang abang lalu membawa adiknya ke atas gunung. Setibanya di atas gunung, sang abang meminta sang adik turun dengan menggunakan tali. Saat si adik turun, si abang memutuskan tali hingga sang adikpun jatuh dan mati. Posisi jatuhnya sang adik akhirnya membentuk tujuh tingkatan air terjun yang kemudian diberi nama sampuren putih, air terjun berwarna putih.

Air terjun sampuren putih tingginya mencapai 150 meter.tebing curam dan berkelok menyebabkan air aliran Sungai Lau Jabi yang mengandung belerang ini terjun tidak lurus. Tujuh tingkatan air terjun hanya dapat dilihat dari sisi yang berbeda-beda.

Sebelum jatuh ke tanah, air terjun seperti keluar dari mulut goa berdiameter 10 meter. Tapi goa inipun tidaklah panjang.alam membentuk goa sepanjang 5 meter untuk terusan air dari sungai Jabi ke aliran sungai lau seruway. Saat jatuh, air membentuk buih berwarna putih.

Air jernih dengan bebatuan, mengundang para pengunjung untuk menikmati airnya yang sejuk. Sayang, tak begitu banyak orang yang mengenal objek wisata eksotis ini. Sehari-hari, lokasi ini hanya didatangi sejumlah warga yang hendak memancing ikan. Hanya pada saat hari libur, ada puluhan pengunjung yang menginjakkan kaki di tempat ini.

Nah! jika anda ingin menikmati keindahan alam ciptaan tuhan dengan berpetualang, tempat ini layak menjadi pilihan anda. Anda bisa tiba ke kawasan ini melalui Kecamatan Delitua menuju desa Penen hingga ke desa Cinta Rakyat. Atau melalui rute dengan jalan lebih lebar arah Medan - Berastagi dan berbelok ke desa Sikeben menuju desa Cinta Rakyat. Apapun rute yang anda tempuh, sensasi yang anda dapatkan serupa, yakni kepuasan.

Selain air terjun Sampuren Putih, desa Cinta Rakyat atau, anda bisa menyaksikan rumah tempat para terhukum pada zaman kerajaan dan tongkat raksasa di tengah sungai yang dianggap masyarakat sebagai ciken putri hijau atau tongkat putri hijau. Benar atau tidak, legenda ini hingga kini masih dipercaya masyarakat setempat.
Selengkapnya...

BATIK GORGA, IKON BARU KHAS BATAK



Jika di lihat sepintas, suasana di bengkel kreasi milik Nur Cahya Nasution, di Jalan Bersama, Gang Musyawarah, Medan Tembung Kota Medan Sumatera Utara, tidak ada bedanya dengan bengkel kerajinan batik di beberapa daerah lainnya seperti di Pekalongan atau sentra-sentra batik di pulau Jawa lainnya.

Namun jika diperhatikan lebih seksama, terdapat puluhan pengerajin yang tengah mengerjakan batik tulis dengan motif khas dari tanah Batak. Memadukan motif khas Batak dengan aneka warna, bengkel kreasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 lalu, menghasilkan aneka ragam kain batik khas tanah Batak yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi.

Proses pembuatan batik Batak, tidak berbeda jauh dengan pembuatan batik dari tanah jawa. Setiap motif batik terlebih dahulu di gambar diatas kertas, kemudian di tulis menggunakan canting.

Setelah selesai, kain batik di rebus sebagai proses pewarnaan. Setelah beberapa jam di rebus, kain batik langsung bilas dengan air bersih dan di jemur hingga kering.

Hampir seluruh bahan baku pembuatan batik tulis, mulai dari canting, tinta hingga kain di datangkan dari daerah Pekalongan Jawa Tengah.


Sang pemilik bengkel, Nur Cahya Nasution mengaku awalnya mempelajari pembuatan batik dengan mengikuti pelatihan pembuatan batik di daerah Pekalongan. Sekembalinya ke Medan, Nur Cahya Nasution kemudian terinpirasi membuat batik dengan motif dan warna khas tanah Batak.

Saat ini Nur Cahya Nasution, telah memproduksi batik dengan aneka ragam motif dari berbagai suku yang ada di Sumatera Utara seperti, boneka Sigale-Gale dan Gorga yang berasal dari Batak, Pucuk Rebung dari suku Melayu atau motif Pangeret-eret dari tanah Karo.

Menurut Nur Cahya, motif yang paling di gemari yakni motif Gorga yang merupakan motif khas Batak. Hampir setiap pembeli selalu mencari motif jenis ini. Gorga dalam bahasa suku batak Toba adalah corak atau motif pada selendang batak serta gambar ukiran pada rumah adat.

Setiap hari bengkel kreasi ini menghasilkan lima helai kain batik cap atau cetak. Sedangkan untuk batik tulis, yang di kerjakan oleh empat orang pengerajin hanya mampu menghasilkan enam helai kain.

Untuk satu buah kain batik buatannya, Nur Cahya mematok harga yang bervariasi. Batik tulis dijual seharga 80 Ribu Rupiah, sedangkan batik cap hanya 60 Ribu Rupiah.

Nur Cahya Nasution hanya ingin agar batik Batak buatanya di kenal di seluruh Indonesia. Selain itu ia juga bertekad akan terus membuat motif khas suku-suku yang ada di Sumatera Utara. “Cara ini merupakan salah satu jalan memperkenalkan budaya masyarakat Sumatera Utara ke seluruh Nusantara”, pungkasnya.
Selengkapnya...

MENIKMATI PANORAMA KINTAMANI SAMBIL MINUM SARI REMPAH



Menikmati panorama keindahan obyek wisata bukit Kintamani, kabupaten Bangli, Bali, tidak akan lengkap rasanya sebelum mencicipi minuman ramuan rempah khas daerah dingin ini. Pasalnya, minuman ramuan ini, selain berkhasiat sebagai penghangat tubuh, juga baik untuk kesehatan dan kebugaran lantaran dibuat dari berbagai rempah-rempah yang alami.

Untuk menangkau daerah ini, jarak yang ditempuh kira-kira 2 jam perjalanan dari Denpasar atau Karangasem ataupun Lovina. Yang paling favorit di sini adalah desa Penelokan kecamatan Kintamani. Desa yangterletak di tepi gunung Batur tersebut adalah tempat yang paling indah untuk melihat pemandangan gunung batur dan danaunya.

Indahnya panorama obyek wisata bukit Kintamani, tidak akan lengkap tanpa mencicipi kuliner khas daerah ini yang banyak tersedia di kedai-kedai yang berjejeran sepanjang jalan. Salah satu yang tepat untuk dicicipi adalah minuman ramuan rempah-rempah. Minuman ramuan khas Kintamani tersebut, diyakini berkhasiat untuk menghangatkan tubuh dan juga baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh khususnya di daerah dingin.

Proses pembuatan minuman ramuan ini, dibuat dari bahan-bahan yang terdiri dari berbagai rempah-rempah, seperti sere, lada, cengkeh, pala, jahe, merica, lengkuas dan sebagainya.

Selanjutnya, rempah-rempah ini dipotong kecil-kecil dan direbus sekitar satu jam. Agar terasa manis ditambahkan gula pasir secukupnya. Setelah satu jam di rebus, air rebusannya disaring dan diambil airnya.

Nah, minuman ramuan pun siap disajikan. Minuman ini, akan terasa lebih nikmat bila disajikan panas. Namun, bisa juga disajikan dengan ditambahkan es batu agar terasa lebih dingin, tergantung selera anda. Untuk menambah khasiat dari minuman ramuan ini, juga bisa ditambahkan dengan telur ayam kampung.

Nah! Bagi anda yang berkunjung ke obyek wisatata Kintamani, tidak ada salahnya untuk mencicipi minuman khas daerah berhawa dingin ini, sebagai penghangat tubuh sambil menikmati panorama keindahan alam obyek wisata Kintamani. Terlebih harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Untuk menikmati satu gelas minuman ramuan ini, Anda hanya perlu mengeluarkan uang sebanyak Tujuh Ribu Rupiah saja.(86)
Selengkapnya...

DOWNLOAD ARDAMAX KEYLOGGER V2.8



Ardamax Keylogger adalah salah satu software perekam aktivitas komputer dan menyimpannya ke sebuah log file yang terenkripsi. File log dapat dilihat dengan Log Viewer. Tool ini berguna untuk mencari tahu aktifitas sebuah komputer saat Anda pergi meninggalkan komputer.

Ada beberapa Fitur yang bisa di manfaatkan antara lain:

1. Invisible mode membuatnya benar-benar tak terlihat siapa pun. Ardamax Keylogger tidak terlihat di task bar, system tray, Start Menu dan Windows daftar Startup.

2. Pengiriman FTP dan email - Ardamax Keylogger dapat meng-upload hasil rekaman dalam file log yang bisa di kirim melalui FTP dan email dan fitur lain yang valid. Dan masih banyak lagi fitur lainnya.

Download Ardamax Keylogger v2.8
Selengkapnya...

AYAM UNGKEP GURIHNYA TERASA SAMPAI KE HATI



Selain nikmat karena rasa gurih yang terasa, ayam ungkep memiliki kandungan koresterol, sehingga aman di konsumsi bagi mereka yang punya persoalan dengan gula darah.

Di tempat makan khas Sunda tepatnya di kawasan Jalan Srimahi Kota Bandung, Anda akan ditawarkan menu olahan daging ayam ungkep yang tentunya tak akan di jumpai di tempat lain.

Sepintas, menu ini nyaris terlihat serupa dengan ayam pop, yang biasa dijumpai di rumah masakan padang. Akan tetapi, Anda akan berkata lain, saat potongan daging ayan ungkep, mendarat di lidah anda. Rasa gurih ayam ungkep, bahkan meresap hingga ke tulangnya.

Tak hanya nikmat, karena lebih gurih di bandingkan masakan ayam lainnya, ayam ungkep ini juga tergolong panganan sehat karena rendah koresterol.

Proses pembuatan ayam ungkep, terhitung sederhana. Bahan – bahan seperti rempah–rempah dan bumbu yang telah diolah, kemudian dimasukan ke dalam satu wajan dengan air.

Setelah mengeluarkan aroma, selanjutnya ayam dimasukkan, dan di tutup rapat. Agar rasa gurih serta aroma rempah – rempah meresap ke dalam daging. Karena mengungkep selama 2 jam inilah, menu yang satu ini di namakan ayam ungkep. Setelah di goreng sebentar, ayam ungkup ini siap memanjakan lidah Anda.

Para penikmat makanan ini, biasanya juga memesan tumis daun pepaya, serta sambal jengkol, sebagai menu pelengkap, ayam ungkep.

Berbeda dengan olahan daun pepaya lain, tumis daun pepaya ala pandan wangi, tidak terasa pahit.

Jadi tak ada salahnya, jika berkunjung ke kota kembang, Anda singgah ke kawasan jalan Srimahi. Harga murah, rasa nikmat serta makanan sehat, akan Anda jumpai di sini.(86)
Selengkapnya...

SEMPAT MATI SURI BATIK LABAKO KEMBALI MENGGELIAT



Batik labako merupakan batik dengan ciri khas bermotif daun tembakau, batik tulis khas kabupaten Jember Jawa Timur yang sebelumnya sempat menghilang, kini sudah mulai diminati lagi pasca pengakuan Unesco. Setelah batik ditetapkan PBB sebagai warisan budaya bangsa Indonesia, permintaan batik khas masyarakat Jember ini tak terbendung. Bahkan para perajin terpaksa menolak pesanan karena terbatasnya stok.

Mawardi, salah seorang perajin batik tulis di Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe menuturkan, usahanya ini kini kembali bisa bernafas lega setelah beberapa tahun sebelumnya sempat mati suri.

Padahal order sebelumnya sangat sulit didapat. Bahkan sejumlah perajin batik lainnya, terpaksa gulung tikar karena seretnya pesanan. Namun karena tak ada pilihan lain, disamping karena usaha ini merupakan warisan nenek moyangnya, ia tetap berusaha eksis meski dengan situasi yang serba sulit.

Kerajinan batik ini merupakan warisan keluarga. Mawardi mengaku sebagai generasi ketiga yang melanjutkan usaha keluarganya. Tapi sebelumnya tak ada motif batik khas yang dikenalkan.

Baru tahun 1999, disaat Mawardi menerima estafet usaha, ia mulai mengenalkan motif daun tembakau, tanaman khas rakyat Jember. Tembakau merupakan tanaman rakyat di kabupaten Jember, para perajin menjadikan daun tembakau sebagai ciri khas batik tulis yang diproduksinya untuk tetap berdiri pada kar budaya. Selanjutnya batik ini di sebut batik labako yang artinya mengolah daun tembakau.

Kerja keras Mawardi pun membuahkan hasil positif. Meski pesanan seret tetap berproduksi, , hasilnya, disaat perajin batik lainnya gulung tikar, usahanya tetap eksis.

Bahkan ia mengaku bisa membiayai hidup dan pendidikan kedua anaknya hingga ke perguruan tinggi. Selain itu, keenam karyawannyapun tidak kehilangan pekerjaan.

Tapi kini situasinya berbalik 180 derajat. Pesanan terus datang mengalir, namun karena terbatasnya modal, terpaksa sejumlah permintaan ditolaknya.

Pesanan terutama datang dari kantor pemerintah dan perusahaan swasta, selain dari permintaan masyarakat perorangan.

Untuk menjaga orisinalitas dan kualitas batik tulis labako ini, Mawardi telah mematenkan batik labako ini atas nama dirinya. “Hal ini di lakukan agar persaingan bisnis batik kedepan bisa berjalan dengan fair”, ujarnya.

Ditengah banjirnya produk batik printing, ia mengaku tetap akan berupaya berada di jalur batik tulis. Pasalnya, meski memerlukan waktu yang lama untuk proses pembuatan, namun hal tersebut dilakukan untuk mempertahankan ciri khas batik labako miliknya.

Kini dengan rata-rata setiap minggunya bisa menjual tiga puluh potong batik. Dengan harga rata-rata 85 sd 100 Ribu Rupiah perpotong untuk bahan katun dan 200 sd 250 Ribu Rupiah per potong yang berbahan sutera, ia bisa mendapatkan omset 3 sd 7,5 Juta Rupiah per minggu dengan keuntungan bersih rata-rata 1 Juta Rupiah Rupiah per minggu.

Semakin dikenalnya batik labako sebagai batik khas Jember, permintaan datang tidak hanya dari dalam kabupaten Jember saja, tapi dari kota-kota lain di Indonesia.(86)
Selengkapnya...

XANANA BELAJAR KEMBANGKAN INDUSTRI PERMINYAKAN



Kunjungan kerja Perdana Menteri Republik Demokratik Timor Leste (Timor Leste) Kai Ralai Xanana Gusmao ke Lamongan Shorebase (LS) di Kecamatan Paciran/Lamongan ternyata untuk belajar mengembangkan industri perminyakan di negaranya. Dia tertarik dengan LS karena sesuai dengan konsep industri perminyakan yang akan dikembangkan di negaranya.

Dalam sesi jumpa pers, Xanana mengatakan pilihannya untuk belajar ke LS karena memiliki shorebase yang tidak terlalu besar tapi efektif. “Kami (Timor Leste) bukan negara yang besar. Karena itu shorebase yang ingin kami kembangkan tidak perlu besar. Yang penting efektif, seperti yang dimiliki Lamongan Shorebase ini, “ ujarnya saat di Board Room Perkantoran LS, Rabu (27/10).

Selain melakukan kunjungan kerja, saat di LS Xanana juga menyaksikan penyerahan sertifikat kelulusan delapan orang teknisi Timor Leste yang belajar di LS. Sebelumnya, Xanana bersama rombongan juga dipertontonkan demo sea safety training oleh delapan orang dari Timor Leste tersebut di dermaga LS. Mereka mempertontonkan prosedur teknis penyelamatan saat di perairan laut.

“Indonesia (LS) adalah negara pertama tempat kami mengirimkan teknisi untuk belajar terkait pengelolaan shorebase. Selain itu, kami juga telah memberikan beasiswa bidang geologi kepada sejumlah warga kami ke sejumlah negara. Termasuk beberapa diantara mereka kami kirim belajar di Indonesia. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mengembangkan industri minyak di Timor Leste. Karena ini (perminyakan) penting untuk perekonomian Timor Leste, “ kata dia dengan Bahasa Indonesia yang tidak terlalu lancar.

Di kesempatan itu Xanana juga sempat menyampaikan belasungkawanya terkait sejumlah bencana yang terjadi di Indonesia. Yakni bencana letusan Gunung Merapu dan Gempa serta Tsunami di Kepulauan Mentawai. “Saya selaku Perdana Menteri dan mewakili rakyat Timor Leste menyampaikan belasungkawa pada Indonesia terkait bencana yang terjadi di (gunung) Merapi dan Mentawai, “ tutur dia.

Dalam kunjungan kerjanya itu Xanana didampingi Bupati Lamongan Fadeli, Gubenrur Jatim Soekarwo dan CEO PT Eastern Logistic (operator pelabuhan LS) David Lim. Selain itu Pangdam V Brawijaya juga Mayjend TNI Gatot Normantyo. Tingkat pengamanan di LS saat kunjungan Xanana juga diperketat. Selain pengamanan standar dari LS, juga ada pengamanan dari kepolisian serta TNI. Termasuk satu unit kapal perang TNI AL yang mengamankan perairan di dermaga LS.(arf, Humas Pemkab Lamongan)
Selengkapnya...

BONEKA BARBIE TAMPIL CANTIK DENGAN BUSANA ADAT NUSANTARA



Boneka Barbie bukan hanya cantik jelita saat mengenakan busana pesta. Boneka asal Amerika tersebut ternyata juga anggun saat mengenakan busana adat Nusantara, seperti yang diproduksi seorang designer busana Barbie asal Gresik, Jawa Timur. Dengan memanfaatkan limbah konveksi industri rumahan, Iswahyuni, berniat memperkenalkan aneka busana berbagai suku di indonesia lewat boneka.

Adalah Iswahyuni (33 tahun,) warga Jalan Veteran Gang 14 Kota Gresik, adalah seorang desainer busana perempuan, yang sejak tahun 2007 lalu, menekuni usaha pembuatan busana Barbie dengan pakaian adat Nusantara.

Dengan usaha baru yang dia tekuni ibu satu anak ini, tidak sekedar ingin mendapatkan penghasilan tambahan, tetapi lebih pada bentuk edukasi kepada generasi mendatang, agar lebih mencintai dan mengenal akar budaya bangsa yang beraneka ragam.

Apalagi, berbagai macam mode busana modern, banyak muncul ke publik dan di promosikan secara gencar hingga pakaian adat Nusantara kurang di kenal. Padahal, pakaian adat Nusantara tak kalah menariknya dari pada pakaian modern.

Bahan baku untuk membuat busana adalah kain perca, yang di dapat Iswahyuni dari limbah penjahit atau usaha konveksi rumahan lainnya. Diantaranya adalah perca dari kain sprei atau sarung bantal. Namun, khusus untuk pakaian adat Nusantara, Iswahyuni membeli perpotong untuk satu pasang baju, seperti kain songket atau kain adat daerah tertentu.


Dengan hasil keterampilannya ini, Iswahyuyi, mengaku berniat memperkenalkan pakaian adat Nusantara kepada generasi mendatang. Saat ini, masih banyak kelompok anak-anak, yang lebih mengenal adat bangsa lain, tetapi tidak mengenal akar budaya bangsanya sendiri.

Semula Iswahyuni sekedar iseng, memanfaatkan kain perca, menghasilkan penghasilan tambahan, karena pesanan terus berdatangan, bahkan pesanan mulai datang dari luar kota Gresik. “Awalnya berangkat dari coba-coba, tetapi bisa menjadi penghasilan tambahan”, ujarnya.

Jelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, permintaan boneka Barbie berbusana adat Nusantara, melonjak hingga 50 persen. Jika pada hari biasa, pesanan hanya 30 boneka Barbie per hari, sejak sebulan terakhir, pesanan melonjak menjadi 60 sampai 70 boneka perhari.

Barbie berbusana adat Nusantara, produk Iswahyuni, dijual dengan harga bervariatif, mulai dari 25 Ribu Rupiah hingga 50 Ribu Rupiah, per boneka, karena tergantung jenis kain, serta desain bajunya.

Selain membuat aneka busana adat dari berbagai wilayah di Indonesia, Iswahyuni juga membuat busana Barbie dengan pakaian muslimah, sebagai cindera mata, untuk oleh-oleh khas kota santri Gresik.(86)
Selengkapnya...

LEZATNYA PECEL PINCUK BUMBU KETELA YANG PEDAS



Bila anda kebetulan melewati jalur Selatan Kota Jember, Alangkah baiknya anda beristirahat sejenak di wilayah kawasan dataran tinggi desa Garahan, Kecamatan Garahan Jember tepatnya kilometer 40 arah timur kota Jember. Pasalnya, disana berjajar ratusan warung makanan khas Garahan yakni pecel pincuk bumbu ketela. Selain rasanya nikmat, suhu udara dingin akan menambah nikmatnya sajian ini dengan aroma khasnya yang berasa pedas.

Di kawasan ini setidaknya terdapat 120 warung yang berjajar di pinggir jalan dengan menawarkan menu nasi pincuk dengan rasa yang berbeda beda.

Anda suka bumbu pedas, sedang sedang saja atau tanpa menggunakan cabe? Tanya saja sang penjual. Dengan senyumnya yang ramah, mereka pasti akan melayani sesuai keinginan anda.

Ada yang unik dari bumbu pecel pincuk ini. Beberapa stand justru menambah bumbu pecel dengan campuran ketela sebagai bukti hasil bumi kebanyakan masyarakat Garahan. Tambahan bumbu ketela ini kian menambah rasa nikmat pecel ini yang kemudian menjadi ciri khasnya.

Satu porsi nasi pecel lengkap dengan ikan dan sayur hanya perlu merogoh kocek 2.500 Rupiah saja. Cukup murah untuk ukuran masyarakat kelas bawah kan?. Tak heran, stand para penjual pecel pincuk ini dipadati pengunjung.

Anisa, pedagang nasi pecel pincuk, mengaku senang dengan banyaknya pembeli yang dapat mencapai ratusan orang per hari, kendati kehadiran stand nasi pincuk ini baru tiga tahun yang lalu. “Lumayan ramai mas, samapi kualahan”, ujar Anisa, pedagang nasi pecel pincuk.(86)
Selengkapnya...

TERAPI IKAN AIR TAWAR UNTUK RELAKSASI



Hampir setiap hari, kolam ikan di objek Wisata Sondokoro Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah, didatangi puluhan pengunjung. Terutama pada hari libur. Mereka sengaja datang ke tempat ini, untuk melihat pemandangan alam sekaligus untuk pijat refleksi. Sembari refreshing dan mereka berburu kesehatan.

Para pengunjung kerap menghabiskan waktu luang untuk melakukan pijat refleksi. Namun metode pijat refleksi yang diperkenalkan di kompleks pabrik gula Tasikmadu, tidak seperti biasa. Juru pijatnya bukan manusia, melainkan ikan-ikan air tawar, seperti ikan mujair, ikan emas dan lainnya.

Sambil duduk santai, pengunjung tinggal mencelupkan kedua kaki ke kolam yang berisi ikan air tawar. Waktu efektif untuk terapi tidak dibatasi, tergantung daya tahan masing-masing pasien. Di dalam air inilah para pemijat melakukan tugas, yakni menggigiti telapak kaki sebagai refleksi atau terapi kesehatan.

Berdasarkan penelitian medis, telapak kaki merupakan pusat aliran syaraf yang apabila ditotok bisa memperlancar peredaran darah serta membantu metabolisme tubuh. Ikan-ikan di kolam ini, mampu menotok syaraf kaki pasien lewat gigitan-gigitan kecilnya yang manja. Gigitan-gigitan ikan air tawar ini sekaligus mampu membuka kembali sel-sel kulit kaki yang sudah mati. “Saya sering ke tempat ini karena tubuh terasa leih ringan”, ujar Sri Lestari, salah seorang pelanggan terapi ikan.

Selain di obyek wisata Sondokoro, pijat terapi ikan juga dikembangkan di obyek Wisata Umbul Tlatar Boyolali. Terapi ikan di kedua objek wisata ini, akan lebih memuaskan pengunjung, apabila dilengkapi sarana-prasarana lain, termasuk ada panduan medisnya.

Terapi ikan yang dikembangkan di eko Wisata Taman Air Tlatar Boyolali maupun di Agro Wisata Sondokoro Tasikmadu Karanganyar, diharapkan menjadi magnet bagi pengunjung. Dua tahun lagi, Solo Raya juga bakal menjadi tujuan utama Visit Jawa Tengah 2011. Bersamaan dengan itu kini dipoles pula, berbagai objek wisata lain seperti Museum Sangiran, Kraton Kasunanan, Pura Mangkunegaran, Candi Cetho, Selo Pass, Candi Prambanan, Waduk Gajah Mungkur, Grojogan Sewu dan lain-lain.(86)
Selengkapnya...

BUDIDAYA AYAM PETARUNG MODAL KECIL HASIL MELIMPAH



Awalnya hanya sekedar iseng untuk hiburan tatkala Muhammad Nasir Kholil banyak mengalami berbagai persoalan hidup. 1 ekor ayam petarung miliknya, selalu menemani pria warga Desa Sidojangkung Kecamatan Menganti, setelah seharian sibuk bekerja sebagai salah satu anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi PKB.

Karena hobinya pada ayam petarung, Nasir kemudian mencoba mengawinkan ayamnya dengan indukan betina. Al hasil, seiring perkembangan waktu, jumlah ayam petarung miliknya saat ini telah berkembang menjadi 30 ekor yang di pelihara dalam sebuah kandang seluas setengah hektar bersama 150 ekor anak ayam yang saat ini dalam proses perawatan. Jumlah ayam yang terus berkembang ini hanya butuh rentan waktu 1 tahun saja sejak start awal membudidaya.

Perawatan ayam petarung jenis Bangkok ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan ayam pada umumnya. Setelah telur menetas dalam jangka waktu 21 hari melalui proses pengereman alami, anak ayam kemudian di rawat dalam kandang kecil berisi 5 ekor anak ayam. Setelah berusia 1 minggu, anak-anak ayam ini di pindah ke kandang yang lebih besar untuk mendapatkan perawatan selanjutnya.

Soal makanan, untuk anak ayam menggunakan deddak di campur jagung dan kedelai yang di campur menjadi satu. Sementara untuk ayam jantan yang sudah besar, di beri makan biji jagung yang di rendam dalam air selama 24 jam.

Menurut Nasir, prinsip utama sukses memelihara ayam petarung terletak pada keuletan dan kesabaran dalam perawatan terutama selalu menjaga kebersihan kandang. Pasalnya, penyakit mudah menyerang ayam yang di pelihara di tempat kotor. Apalagi, cuaca tidak menentu seperti saat ini, menyebabkan ayam rentan terhadap serangan penyakit.


Ayam jantan petarung siap di jual saat berusia 7 bulan. 1 ekor ayam petarung di jual dengan harga antara 2 Juta hingga 2,5 Juta Rupiah tergantung bodi ayam serta keperkasaannya dalam medan laga. Para pembeli, biasanya datang langsung ke kandang untuk membelinya tanpa harus menjualnya ke pasar.

Sebelum di jual, ayam-ayam petarung biasanya di uji coba keperkasaannya dengan ayam petarung lainnya. Layaknya pertandingan tinju, sebelum bertarung, ayam terlebih dulu di beri makan dan mandikan agar terlihat segar. Agar tidak membahayakan lawannya, jalu ayam di balut dengan alat pembalut, setelah sebelumnya jalunya di pertajam dengan silet.(86)
Selengkapnya...

MANDI SAMBIL BEROBAT DI SUMBER AIR TELAGA TIRTA



Kesegaran sumber air Telaga Tirta di Desa Ujung Hyang, Karangasem, Bali, dipercaya bisa sembuhkan berbagai jenis penyakit, karena itu tempat permandian air kelebutan ini, selalu ramai didatangi pengunjung, yang ingin merasakan segarnya air yang menyembul dari bawah Pura Taman Beji Tirta.

Setiap harinya, tempat permandian dengan telaga besar yang sengaja dibiarkan alami ini, tidak pernah sepi pengunjung. Sebagian besar pengunjung sengaja datang ke sumber air ini untuk mandi dan berharap kesembuhan setelah mandi dikolam yang airnya segar ini.

Air Taman Tirta sudah menyembul sejak beberapa tahun silam tepatnya setelah Gunung Agung meletus, namun sumber air tersebut kemudian semakin membesar hingga akhirnya dibuka sebagai tempat permandian umum. Oleh sejumlah warga sumber air ini kemudian disucikan dan banyak pengunjung yang menghaturkan canang sebelum mandi di Sumber Air ini.

Sementara itu, penjaga pemandian, Jero Mangku Amertha mengaku tidak berani memastikan khasiat mandi di sumber air ini. Meski demikian, selama ini banyak pengunjung yang menghaturkan sesaji sebagai ungkapan syukur atas kesembuhan penyakit yang dideritanya.

Selain airnya yang sejuk, suasana alam persawahan semakin menambah daya tarik pengunjung untuk datang ketempat ini

Untuk mandi disumber air ini, pengunjung hanya cukup merogoh kocek sebesar 2000 Rupiah, namun pantangan besar bagi wanita haid untuk mandi disumber air ini. Selain itu selama mandi disumber air ini pengunjung tidak diijinkan berkata kasar atau buang air.
Selengkapnya...

TRADISI HARI RAYA KARO SUKU TENGGER, SELALU MERIAH



Tradisi upacara hari raya karo oleh masyarakat suku Tengger, Pasuruan, Jawa Timur, berlangsung meriah (23/10/2010.) Ratusan pemuda dengan pakaian khas suku Tengger menggelar tarian karo atau sodoran sebagai simbol awal kehidupan manusia di dunia.

sebelumnya, ratusan warga suku Tengger melakukan ritual arak-arakan dengan mengenakan pakaian adat suku Tengger, menuju pusat perayaan yakni balai Desa Tosari, Kecamatan Tosari.

Sejumlah alat musik tradisonal, seperti gendang, suling maupun gong, menambah semarak perjalanan warga lereng gunung Bromo ini, menuju tempat perayaan.

Tarian karo atau sodoran langsung disajikan kepada warga serta tamu yang telah hadir memadati balai desa saat itu.

Gerakan tari karo atau biasa disebut tari sodoran, hanya dimiliki oleh warga asli suku Tengger yang berbeda dengan tarian tradisonal lainnya. Tarian ini hanya menggunakan gerakan tertentu, dilakukan dengan santun dan anggun secara bersama-sama.

Para penari menggunakan sodor atau tongkat, sebagai visualisasi memupuk benih kehidupan, asal mula terjadinya kehidupan manusia di muka bumi. Sejumlah sesajian juga melengkapi dan menghiasi upacara adat karo suku Tengger ini.

Hari raya karo dimaksudkan sebagai perayaan bulan kedua pada tahun saka. Dan merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang masyarakat suku Tengger. Pada tahun ini adalah perayaan yang ke 1.181 kali.

Sebagai simbolisasi atau refleksi kehidupan, tarian ini juga dimaksudkan untuk satu tradisi penghormatan kepada para tamu masyarakat suku Tengger. “Di samping penghormatan pada leluhus, juga menghormati tamu”, ujar Mbah Sidiq, sesepuh masyarakat Tengger.

upacara tersebut juga dimeriahkan tari tradisional remo milik warga jawa timur yang dimainkan rancak oleh tiga bocah perempuan warga setempat.

Perayaan pun berakhir dengan sebuah doa bersama masing-masing dari tokoh Hindu, Kristen dan Islam. Doa bersama sengaja digelar sebagai ungkapan bahwa upacara perayaan karo merupakan tradisi budaya asli suku Tengger yang harus terus dilestarikan bersama.

Usai doa, satu persatu warga kemudian saling kunjung untuk mempererat persaudaraan. Karena itu, setiap perayaan Karo, masyarakat Tengger meneyediakn aneka masakan dan jajan sertalibur bekerja.(86)
Selengkapnya...

AWET MUDA DENGAN BANYAK MENGKONSUMSI PISANG



Buah pisang di suka bukan saja oleh manusia, tapi juga oleh binatag seperti kera. Tentu saja bukan karena rasanya yang enak, namun karena buah pisang memiliki khasiat yang luar biasa terutama bagi mereka yang ingin awet muda.

Pisang mengandung hormon bernama hormon melatonine yang mampu mengencangkan kulit sehingga mencegah ketuaan dan menjaga hidup agar awet muda.. Hormon ini memiliki peran penting dalam melancarkan tenaga serta mengurangi kolesterol. Struktur buah pisang yang lembut dapat dicerna dengan mudah, menyebabkan gula yang terdapat didalamnya akan diubah menjadi sumber tenaga yang baik untuk pembentukan tubuh, kerja otot dan juga sangat bagus untuk menghilangkan lelah.

Di sisi lain, pisang juga bermanfaat bagi kecantikan. karena pisang juga kerap dijadikan sebagai masker wajah setelah di campur madu. Bahkan, pisang juga mampu mengatasi rambut rusak dan menghaluskan tangan.

Sudah banyak tulisan tentang kandungan vitamin buah pisang. Sehingga tidak ada salahnya bila kita banyak mengkonsumsi pisang. Meski mengandung karbohidrat dalam jumlah banyak, karbohidrat tidak bisa tersimpan dalam tubuh manusia, sehingga tidak menyebabkan berat badan bertambah.
Selengkapnya...

AROMA SAJIAN MUJAIR TERASI, SANGAT MENGGODA



Ikan mujair dengan beragam sajiannya, kini menjadi salah satu sajian yang banyak digemari masyarakat dari berbagai kalangan. Namun, berbeda dengan olahan pada umumnya, sajian warung mujair terasi khas Tebesaya, Ubud-Bali, benar-benar menggoda selera. Dengan memadukan bumbu terasi. Aroma panggang ikan mujair ini, menjadi magnet pelanggannya.

Meski terkesan sederhana, satu-satunya warung mujair di Jalan Raya Tebesaya Ubud, Gianyar, Bali, dikenal luas oleh masyarakat ubud dan sekitarnya. Menu andalannya adalah mujair terasi yang menawarkan kekenyalan ikan mujair dengan aroma panggang yang dipadukan dengan bumbu terasi.

Apalagi di musim dingin sekarang ini, mujair terasi yang disajikan hangat-hangat dengan rasa terasi pedasnya, sangat cocok sebagai penghangat tubuh. Untuk memastikan kepuasan pelanggannya, warung ini juga sangat disiplin mulai dari pemilihan ikan hingga proses pengolahan bumbunya.

Ikan mujair yang sudah dibersihkan, terlebih dahulu direndam dalam air kunir campur untuk menghilangkan bau amis. Lanjut itu dipanggang dengan api redup agar pematangannya merata. Saat setengah matang, dioleskan bumbu terasi halus.

Penyajiannya dipadukan melelui pelecing dan sajian bumbu lainnya. Proses terakhir, ikan dibubuhkan bumbu terasi padat. Untuk bumbu tambahannya, juga disediakan sambal mentah. “Kita selalu berinovatif untuk memuaskan pelanggan terutama juga dengan mencoba perpaduan bumbu”, ujar Komang Sutarsa, penggelola warung.

Nah, bagi anda para penggemar sajian ikan mujair, pasti penasaran dengan mujair terasi ini. Terlebih harga yang ditawarkan sangat murah. Cukup dengan Sepuluh Ribu Rupiah, takaran porsinya pun melebihi rata-rata porsi pada umumnya. Warung mujair ini siap melayani anda mulai pagi hingga malam hari.(86)
Selengkapnya...

SUKSES DI PISAH, KEMBAR SIAM RAFA-RAFI DI PULANGKAN



Bayi Kembar Siam asal Lamongan, Mohammad Rafa Dinilla dan Mohammad Rafi Kaunilla sukses dipisahkan di RSUD dr Soetomo Surabaya. Kedua bayi pasangan Afifah (27) dan Dian Pitoyo (29) tersebut lahir dengan kondisi Abdomunopagus atau dempet perut dan liver menjadi satu.

Penyerahan dua bayi kembar siam itu, Senin pagi (18/10) dilakukan di RSUD dr Soetomo oleh direktur rumah sakit pelat merah tersebut, Slamet Yuwono Riyadi kepada Wakil Bupati Lamongan Amar Saifuddin, mewakili Pemkab Lamongan. Turut hadir saat itu, dekan Fakultas Kedokteran Unair Agung Pranoto serta Ketua Tim Pelayanan Bayi Kembar Siam RSUD dr Soetomo Agus Hariyanto. Juga hadir Ketua Tim Penggerak PKK Lamongan Ny. Mahdumah Fadeli dan Ny. Nurul Hidayati Amar Saifudin.

Menurut Agus Haryanto, kedua bayi pasangan yang tinggal di Jalan Veteran Kelurahan Jetis tersebut lahir pada 18 juni 2010 di RSUD Ibnu Sina Gresik melalui operasi Cesar. Kelainan yang dialami bayi itu adalah omphalocele, yakni dinding perut tidak normal dan tipis yang bisa pecah jika tidak ditangani serius. Kemudian juga mengalami hipospodia, atau suatau keadaan dimana lubang uretra terdapat di penis bagian bawah, bukannya di ujung penis.

“Hipospodia ini akan mengganggu kegiatan reproduksi di masa endatang. Karena itu keduanya masih perlu kontrol lagi di (RSUD) dr Soetomo, “ ujarnya. “Operasi yang dilaksanakan cukup singkat, hanya setengah jam, sementara persiapan operasinya satu setengah jam. Sehingga total waktu operasi yang dipimpin dr Poerwadi ini sukses berlangsung dalam dua jam pada 29 September lalu. Kondisi pasca operasi sekarang sudah stabil dan bekas luka cukup baik. Rafa saat lahir beratnya 5,6 kilogram dan Rafi beratnya 5,7 kilogram, keduanya bayi laki-laki, “ papar dia. Proses operasi itu sendiri menggunakan Harmonic Scalpel (sinar laser).

Sementara Slamet Yuwono Riyadi menyebut kesuksesan pemisahan bayi kedua dan ketiga pitri Afifah yang berprofesi sebagai bidan di Puskesmas Lamongan itu karena kerja tim dan bantuan teknologi. “Maksud kami bayi ini dikembalikan ke daerah, agar pasca operasi nantinya kedua bayi ini mendapat perhatian dari Pemkab Lamongan. Saran saya, agar rumah sakit daerah memantau terus kesehatan kedua bayi dan Dinas Kesehatan agar memantau kondisi kesehatan lingkungannya, “ kata dia. Dia menyebut, kasus Rafa Rafi ini adlah kasus kembar siam yang ditangani RSUD dr Soetomo.

Amar Saifudin sendiri menyebut Pemkab Lamongan siap membantu penanganan pasca operasi kedua bayi kembar siam yang menurut Wabup adalah yang pertama kali terjadi di Lamongan itu. “Bahkan seusai dari Suarabaya ini, PKK dipimpin Ibu Mahdumah Fadeli dan Nurul Hidayati akan langsung meninjau rumah kedua bayi ini. Saya mengucapkan terima kasih saya pada semua pihak yang telah membantu operasi Rafa dan Rafi. Insya Allah para dokter sekalian adalah ahli surga karena telah bekerja dengan hati demi kemanusiaan, “ ujar dia.

General Manager PT Askes Regional VII Mohammad Edison di kesempatan itu menyebut semua biaya operasi telah dibantu oleh PT Askes. Termasuk untuk sekitar Rp 17 juta biaya obat yang tidak masuk dalam daftar obat yang bisa dibiayai PT Askes. “Biaya operasi yang menjadi tanggungan PT Askes sebesar sekitar 50 juta. Sementara sekitar Rp 17 juta yang sebenarnya tidak menjadi tanggungan Askes juga sudah disetujui untuk dibiayai lewat Askes, “ ungkapnya.(arf, Humas Pemkab Lamongan)
Selengkapnya...

CARA PRAKTIS MENEMUKAN HALAMAN ADMINISTRATOR WEB



Halaman administrator merupakan halaman paling penting dalam sebuah web page. Sebab, dari di sinilah terdapat fasilitas pengendalian web. Salah satu teknik hacking yang hingga kini masih popular adalah berusaha menemukan akun administrator dalam halaman ini melalui berbagai teknik hacking seperti exploit, bruteforce,SQL Injection serta termasuk pula dengan meminta bantuan sejumlah software penebak password.

Terlepas apapun tekniknya, para hacker sepakat jika halaman administrator termasuk salah satu halaman web yang paling esensial dan paling di cari untuk di eksploitasi. Biasanya, alamat url halaman administrator beralamat seperti http://www.namasitus.com/admin.php, http://www.namasitus.com/admin.html dan lain sebagainya.

Karena rawannya penyalahgunaan halaman admin, alamat url-nya pun akhir-akhir ini sengaja di rahasiakan dengan menggunakan alamat url yang sekiranya sulit di tebak, minimal sedikit memberi kesulitan pada hacker untuk menemukannya.

Kumpulan hacker asal India (Indian Cyber Army), merilis sebuah situs bernama Admin finder yang bisa membantu menemukan halaman administrator. Alamatnya webnya adalah : http://adminfinder.cyberarmy.in/.

Di situs yang berlatarbelakang hitam tersebut, kita hanya di minta memasukkan alamat url sebuah situs target dengan di akhiri tanda slash (/), lalu tekan tombol Submit Site. Situs AdminFinder akan mencari halaman administrator. Halaman web yang di cari, akan di tampilkan dengan sebuah keterangan di kolom sebelah kiri. Jika di temukan, akan di beri keterangan “Found!” berwarna merah. Sedangkan yang tidak ada, di beri keterangan "Not Found!" berwarna kuning. Nah! Yang berwarna merah dengan keterangan “Found!” adalah halaman administratornya. Gampang kan?.
Selengkapnya...

CANTIKNYA BUNGA DARI LIMBAH DAUN SIRSAK



Limbah daun yang bagi sebagian orang tak berguna, justru sangat bermanfaat bagi mereka yang terampil. Di Gresik Jawa Timur, seorang pensiunan guru mampu menyulap daun Sirsak menjadi kerajinan bunga hias yang bernilai ekonomi tinggi. Alhasil, hobinya pada hiasan bunga, bisa menjadi tumpuan hidup keluarga, justru di saat sedang menjalani hari tua.

Adalah ibu Wine Hatiyah (67 tahun,) seorang pensiunan guru Sekolah Dasar, warga Jalan Usman Sadar 13 A Nomor 3 Kecamatan Kota Gresik yang berhasil memanfaatkan limbah daun Sirsak menjadi aneka kerajinan bunga hias. Di saat menjalani masa tua, ibu 3 orang anak ini, justru mampu berkreasi sambil menyalurkan hobinya pada hiasan bunga.

Daun Sirsak di peroleh ibu Wine dari pohon Sirsak yang tumbuh di pekarangan rumahnya. Namun, tidak semua daun Sirsak bisa di manfaatkan untuk hiasan bunga. Yang dibutuhkan adalah daun yang tua dan memiliki struktur serat yang bagus, sehingga bisa menambah keindahan bunga dan terlebih lagi tahan lama.

Daun yang sudah di petik, kemudian di rendam selama 20 hari dalam sebuah ember berisi air bersih, hingga hijau daun hilang akibat proses pembusukan. Daun yang sudah berwarna cokelat keputihan selanjutnya di jemur di bawah terik matahari hingga kering.

Tahapan selanjutnya adalah proses pewarnaan dengan mencelupkan daun Sirsak kedalam panci berisi zat pewarna yang telah di panaskan di atas sebuah kompor. Agar menghasilkan kualitas warna yang bagus, api kompor di nyalakan tidak terlalu besar. Aneka jenis warna, bisa di uji coba dalam proses ini dengan mencampur berbagai jenis warna hingga menghasilkan warna ideal.

Setelah itu, barulah memasuki tahap akhir, yakni merangkai daun Sirsak pada sebuah kawat yang telah di lapisi kertas hingga menjadi kuntum hiasan bunga yang indah. Gunga-bunga ini selanjutnya di satukan dalam sebuah pot, yang di padukan dengan berbagai aneka bunga yang berwarna warni.

Kendala pengembangan usahanya yang telah di rintis ibu Wine sejak 7 tahun ini adalah minimnya tangan terampil yang telaten. Karena semua proses pembuatan bunga di butuhkan ketelatenan. Tak jarang, jika sejumlah orang yang pernah mencoba membantu pembuatan bunga, tidak sanggup melanjutkannya.

Menurut ibu Wine, ide membuat bunga dari daun Sirsak adalah banyaknya daun Sirsak yang berserakan di samping rumahnya sehingga muncul ide memanfaatkannya untuk membuat hiasan bunga. Apalgi, struktur daun Sirsak cukuo indah dan kuat hingga mampu bertahan dalam kurun waktu lama. “Daun Sirsak sangat kuat. saya pernah menemukan daun sirsak yang di penuhi kotoran debu dengan kondisi daun masih bagus,” ujarnya.

Di samping membuat bunga dari limbah daun Sirsak, ibu Wine juga membuat aneka bunga hiasa dari berbagai limbah di sekitar rumahnya seperti daun jagung, kepompong ulat serta daun kupu-kupu. Aneka hiasan bunga dari berbagai jenis limbah dedaunan inilah yang menghiasai ruang tamu ibu Wine serta mampu menghidupi keluarganya beserta ke 8 orang karyawannya.

Berbagai jenis bunga karya ibu Wine adalah bunga Mawar, Melati, Poppy, Krisan dan lain sebagainya. Bunga-bunga ini di jual ke Surabaya serta bebagai kota besar lainnya di tanah air. Harga jual di hitung berdasarkan jumlah kuntum bunga dalam 1 pot yang rata-rata berkisar antara 10 Ribu hingga 13 Ribu Rupiah untuk setiap kuntum bunga tergantung keindahan dan tingkar kesulitan hiasan bunga. Biasanya, bunga hias ibu Wine di pesan untuk kado pernikahan, ulang tahun serta Natal dan Tahun Baru.

Bagi Wine Hatiyah, masa tua bukanlah masa istirahat atau bersenang-senang, melainkan adalah masa penuh kreatifitas setelah sekian lama sibuk dalam persaingan hidup.(86)
Selengkapnya...

SATE KULIT SAPI, MURAH MERIAH BIKIN KETAGIHAN



Dalam dunia kuliner, kulit sapi biasanya di menjadi bahan utama krupuk rambah. Namun tidak demikian bagi warga Kuningan Jawa Barat. Kulit sapi justru diolah sedemikan rupa hingga menjadi sate kulit. Kendati belum populer dikalangan masyarakat kelas menengah keatas namun makanan ini cukup digemari oleh masyarakat tingkat bawah.

Dirumah sederhana milik Momon (46 tahun), warga Desa Kasturi, Kecamatan Kramatmulya, secara turun temurun menjadi tempat pengolahan makanan dari kulit sapi. Dengan dibantu istri dan dua karyawannya, Momon menjalankan usaha makanan berbahan utama kulit sapi.

Bahan baku kulit sapi kering biasanya di peroleh Momon dari Cirebon dengan harga 32 ribu perkilonya. Kulit sapi kering selanjutnya diproses sedemikian rupa hingga menjadi makanan berupa sate kulit yang memiliki rasa gurih dan lezat.

Proses pembuatannya pun cukup rumit dan memakan waktu berjam-jam. Kulit sapi kering yang telah di cuci bersih, dibakar untuk menghilangkan bulu halus pada kulit, agar empuk saat direbus. Kulit lalu di rebus selama 2 jam dan selanjutnya direndam dengan air dingin selama delapan jam agar kulit sapi ini bisa mengembang.

Proses berikut tinggal memotong kecil sesuai ukuran untuk kemudian ditusuk seperti sate pada umumnya. Namun sate kulit sapi ini tidak dipanggang seperti sate kambing ataupun sate ayam. Sate kulit sapi ini hanya dimasukkan kedalam bumbu yang telah disiapkan dan langsung dapat disantap dengan nasi ataupun lontong.

Bumbunya pun berbeda tidak memakai bumbu kacang seperti bumbu sate pada umumnya, bumbu ini terbuat dari bawang merah, bawang putih, garam, cahe, garam dan kunyit.

Sate kulit sapi ini meskipun belum populer, namun banyak masyarakt yang menggemarinya. Selain harganya yang murah hanya Rp 2.000 per dua belas tusuk, rasanya pun tidak kalah nikmatnya dengan sate kambing.

Tak heran, jika 60% warga desa Kasturi ini berprofesi sebagai penjual sate kulit sapi baik di rumah atau pun dengan menjajakan ke berbagai wilayah di sekitar desa.

Sayang, pelaku usaha ini memiliki kendala permodalan, sehingga banyak pesanan yang tidak bisa di penuhi. “Kendalanya di modal, hingga banyak pelanggan kecewa”, ujar Momon.(86)
Selengkapnya...

RITUAL TEPUNG TAWAR IRINGI KEBERANGKATAN CALON JAMAAH HAJI



Pelepasan calon jamaah Haji di kabupaten Aceh Singkil di semarakkan dengan ritual tepung tawar (16/10/2010.) Dalam ritual tersebut, suasana haru tampak menyelimuti wajah sebagian besar para calon jamaah Haji.

Ritual yang di gelar sesaat sebelum keberangkatan ini di yakini bisa memberi ketenangan hati dan sebagai doa penjaga keselamatan bagi para jemaah yang berangkat ketanah suci hingga kembali ke tanah air nantinya.

Warga menganggap, perjalanan Haji sebagai perjalanan penuh resiko sehingga rtual ini berfungsi untuk menghindarkan resiko tersebut. Resiko yang dimaksud adalah bahaya yang dihadapi selama dalam perjalanan dan godaan-godaan syaitan yang dapat menyebabkan ibadah yang dilakukan berkurang atau hilang nilainya

Ritual di awali dengan penaburan beras kuning ke tangan para jemaah. Kemudian secara bergantian, keluarga berdoa sambil menaburi tubuh para jemaah dengan air rendaman berbagai jenis bunga dan tumbuh-tumbuhan. Harapannya adalah siraman air rendaman tumbuh-tumbuhan bisa memberi kesejukan dan semangat bagi jemaah yang hendak berangkat Haji.

Menurut tokoh masyarakat setempat, ritual ini telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu secara turun temurun dan terus dilestarikan hingga saat ini, karena terbukti bisa membuat para jemaah khusu’ dalam menunaikan rukun islam yang ke lima tersebut. “tradisi seperti sudah gelar secara turun temurun dan terbukti mampu membuat keluarga kami yang berangkat ke tanah suci bisa beribadah dengan khusu’, ujar Rusdi, salah seorang tokoh masyarakat.

Ritual kemudian dilanjutkan dengan mengarak calon jamaah Haji ini berkeliling kota. Kegiatan penutup ini sebagai bentuk penghormatan bagi para jemaah yang berkesempatan untuk menunaikan Rukun Islam yang ke 5 ditahun ini.

Kegiatan ini juga menarik perhatian ribuan orang yang memadati sejumlah ruas jalan yang di lalui arak-arakan.

Ritual tepung tawar juga di gelar keluarga calon jemaah Haji di sejumlah daerah lainnya seperti di Sumatera barat dan Kalimantan.(86)
Selengkapnya...

TAS DAUN PANDAN LARIS MANIS HINGGA KE LUAR NEGERI



Dalam menghadapi persaingan yang ketat antar aneka produk kerajinan seni yang dibuat dari bahan baku natural, perajin dituntut jeli membaca selera konsumen serta peluang pasar yang ada.

Salah satu kerajinan tas yang dibuat dari bahan natural daun pandan yang dikombinasikan dengan bordiran, di Jalan Sunan Giri Kota Lamongan Jawa Timur. Terbukti, saat ini mampu merebut pasar sekaligus disukai banyak konsumen dalam maupun luar negeri.

Produksi tas daun pandan terbilang memiliki ketrampilan khusus. Dari awal penganyaman daun pandan, pembentukan tas dengan proses penjahitan, hingga pemasangan pernik pernik tas.

Kerajinan tas anyaman dari daun pandan memiliki daya pikat yang tinggi bagi konsumen dalam maupun luar negeri. Ini terbukti dengan permintaan kerajinanyang terus meningkat, meski saat ini menghadapi krisis keuangan global.

Tas anyaman dari daun pandan selama ini cukup favorit di mata konsumen mancanegara. Selain bentuk tas yang menarik dan indah, cocok dipakai saat kemana saja, baik belanja, kerja, kuliah dan lainnya.

Mahmudah, pengelola home industri mengaku, sejak awal produksi tas unik daun pandan telah di minati di berbagai daerah besar, seperti Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta, termasuk menerima pesanan dari Italia dan Perancis.

Tak hanya itu, pada hari koperasi yang di hadiri presiden beberapa hari lalu ia mendapatkan pesanan tas daun pandan sebanyak 2.000 pics. Produksinya juga telah di pesan untuk acara Gubernur Jawa Timur sebanyak 5.000 pics.

Meski tas terbuat dari bahan baku natural, setiap tas dijual dengan harga bervarisasi. Antara 25 Ribu Rupiah hingga 35 Ribu Ribu Rupiah perbijinya. Dari kerajinan tas ini, mahmuda mengaku mendapatkan omzet hingga puluhan juta rupiah dari usahanya tersebut.

“Tas daun pandan kombinasi dengan bordiran, tergolong baru di mata konsumen sehingga, permintaannya dari pasar mancanegara, sampai sekarang ini ramai dan lancar saja,” terang Mahmudah. Ia menambahkan, tas daun pandan bordiran umumnya berisi gambar atau lukisan serta tulisan bali . Tas natural daun pandan kombinasi bordiran ini, dijual Rp 80.000 per set isi 2 pcs.

Dijelaskan Mahmudah, di samping itu, tas daun pandan lebih lentur sifatnya dibanding tas anyaman dari daun lontar misalnya. Kondisi inilah yang mebuat konsumen lebih memilih tas daun pandan.(86)
Selengkapnya...

MIGRASI BESAR-BESARAN KE LINUX, KENAPA TIDAK?



Sejak 5 Oktober lalu, Pemkab Lamongan melalui Kantor Pengolahan Data Elektronik (KPDE) melakukan migrasi besar-besaran operating system (OS) yang tidak original dengan Open Source Software (OSS). Migrasi dengan software legal yang gratis ini dilakukan untuk mengantisipasi razia penggunaan software yang tidak original.

Dijelaskan oleh Kepala KPDE Hurip Tjahyono melalui Plt Kabag Humas dan Infokom Aris Wibawa, di tahun 2010 ini, ditargetkan ada dua PC (personal computer) yang diinstal dengan OSS di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD). “Untuk sementara di tahun ini baru dua PC di masing-masing SKPD yang kami migrasikan menuju OSS. Program ini akan dituntaskan di tahun 2011 dengan semua SKPD harus sudah menggunakan PC dengan OS original“, ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, OSS yang digunakan di Pemkab Lamongan adalah yang berbasis OS Linux Ubuntu versi 10.4. Sementara untuk aplikasi kegiatan perkantoran semacam word dan excel menggunakan open offive versi 3.11.

“OSS linux dan open office yang kami instalkan juga sama mudahnya penggunaannya seperti aplikasi yang saat ini umum digunakan. Penggunanya tidak perlu khawatir tidak bisa bekerja dengan OS ini. Hanya masalah kebiasaan saja, nanti jika sudah biasa, pasti akan lancar. Selain itu, software yang diinstalkan ini sepenuhnya legal dan gratis, “ imbuhnya.

Dari sekian banyak keunggulan menggunakan Linux, yang dapat diandalkan dari OS dengan maskot penguin ini adalah sangat aman dari serangan virus. “Selain tampilannya lebih bagus, tersedia update yang mudah didapat dan tentunya gratisan. Serta yang pasti Linux lebih tahan terhadap serangan virus yang sering menyerang data pengguna, “ tutur dia.

Seperti diketahui, amanat dalam surat edaran Kominfo tentang Pemanfaatan Perangkat Lunak Legal dan OSS, mengharuskan selambatnya pada 31 Desember 2011 seluruh instansi pemerintah harus sudah menggunakan OSS. Saat ini website resmi Pemkab Lamongan telah menggunakn basis OSS. Serta dilengkapi sejumlah fasilitas dan fitur-fitur layanan termasuk layanan e-mail dengan domain mail.lamongankab.go.id.(arf, Humas Pemkab Lamongan)
Selengkapnya...

LUKISAN ALAMI BERBAHAN LIMBAH DAUN SIRSAK



Saat ini banyak kerajinan yang beralih memanfaatkan berbagai macam limbah untuk di jadikan bahan dasar kerajinan. Selain murah, memanfaatkan limbah juga menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Siapa sangka, jika daun sirsak ternyata bisa menjadi bahan utama sebuah lukisan? Ya, lukisan indah yang berhasil memperoleh pengakuan MURI tersebut di buat dari bahan dasar limbah daun sirsat yang di olah melalui proses pembusukan.

Dari tangan Ratna Septi Anggraeni, guru TK Putri Bangun Kota Pati Jawa Tengah, lukisan indah tersebut di buat. Wanita berusia 36 tahun ini sudah lama menggeluti dunia seni, terutama seni lukis. Kali ini, Alumnus IKIP Malang Fakultas Seni Rupa ini berkreasi bukan dengan tinta atau cat untuk membuat lukisan, melainkan dengan menggunakan daun sirsat.

Menurut Ratna, untuk membuat lukisan dari limbah sirsat tidaklah terlalu sulit, apalagi daun sirsat sangat mudah di temukan. Awalnya daun sirsat yang akan di gunakan terlebih dahulu di rendam dengan air kotor atau air comberan untuk melalui proses pembusukan. Dan hasilnya, daun yang direndam tadi akan terpisah dan hanya menyisakan tulang-tulang daun.

Setelah dikeringkan, kemudian daun tersebut di beri pewarna dengan menggunakan pewarna kain dan di teruskan dengan merangkai daun-daun tersebut untuk membentuk sebuah pola untuk ditempel pada lukisan.

Ide awal membuat lukisan berawal dari pelajaran keterampilan semasa ia sekolah dasar di Pati dulu, namun saat ini keterampilan seperti ini sudah tidak diajarkan lagi bahkan banyak murid yang tidak mengetahui kerajinan dari daun sirsat. Dengan cara inilah ia berusaha kembali mengenalkan kesenian dari daun sirsat agar lebih di kenali lagi. “Awalnya, dari kegiatan belajar mengajar”, ujar Ratna.

Dalam proses pembuatan lukisan, Ratna mengakui menemui berbagai macam kendala, untuk membuat lukisan dengan diameter 75 cm x 1,25 meter ini ia membutuhkan 574 lembar daun sirsat, dan baru dapat diselesaikan selama dua tahun. Hasilnya tidak mengecewakan, bahkan lukisannya terkesan hidup.

Bahkan saat proses pembuatan lukisan yang belum jadi ini sudah pernah di tawar oleh kolektor lukisan seharga dua setengah Juta Rupiah, karena takut di jiplak Ratna enggan melepasnya.

Lukisan dari limbah daun sirsat ini merupakan salah satu contoh karya seni yang memanfaatkan limbah. Tak heran, karya lukisan unik ini tercatat di Musium Rekor Indonesia (MURI) sebagai satu satunya lukisan yang memakai bahan dasar limbah daun sirsat.(86)
Selengkapnya...

MERAUP DOLLAR DARI BUDIDAYA KERANG MUTIARA LAUT



Propinsi Nusa Tenggara Barat yang terdiri dari dua pulau yaitu pulau Lombok dan pulau Sumbawa, berpenduduk lebih dari 4,5 juta jiwa yang tersebar di Sembilan kabupaten dan kota. Di daerah ini, tersimpan kekayaan alam yang sangat potensi dan berkelas dunia. Di pulau Sumbawa misalnya, terdapat tambang emas, sementara di pulau Lombok, terkenal dengan rumput laut dan budidaya mutiara yang menembus pasar Internasional.

Budidaya mutiara merupakan salah satu pemasok devisa dan pendapatan asli daerah di pulau Lombok, karena terdapat tidak kurang dari empat puluh lokasi budi daya, menghasilkan mutiara berkelas dunia. Mutiara Lombok merupakan mutiara yang dihasilkan dari budidaya kerang mutiara yang ada di pulau Lombok.

Seiring tumbuhnya budidaya kerang mutiara, puluhan sentra kerajinan mutiara juga bermunculan, bak jamur di musim hujan yang menghasilkan ratusan jenis aksesoris yang terbuat dari mutiara.

Kelurahan Sekarbela Kecamatan Ampenan Kota Mataram Nusa Tenggara Barat adalah satu diantara sentra perajin mutiara yang sebagian besar warganya mengeluti usaha merangkai emas dan mutiara.

Dari tangan terampil mereka, lahirlah ratusan bentuk perhiasan emas dan mutiara yang bagus seperti kalung, gelang, anting hingga aksesoris wanita lainnya.

Mutiara asal Lombok, memiliki ciri khas tersendiri, jika dibandingkan daerah lainnya. Selain ukurannya yang dominan dan lebih besar, warnanya juga keabu–abuan mirip mutiara asal Jepang.

Untuk membedakan mutiara asli dan palsu sangat mudah. Dengan cara sederhana dapat dibedakan. Mutiara palsu, jika dibenturkan atau digigit akan mudah pecah. Namun tidak demikian dengan mutiara asli. Saat akan dipasang ketangkainya, mutiara palsu akan berubah bentuknya jika terkena panas.

Mutiara hasil budidaya air laut, warnanya kuning keemasan dan mengkilat. Beratnya berkisar 1,8 Gram hingga 5 Gram perbutir.

Selain berwarna keemasan, mutiara air laut ada juga berwarna putih mengkilat, abu–abu dan hitam. Khusus mutiara warna hitam, biasanya diminati wisatawan asal Eropa.

Harga mutiara yang di budidaya air laut lebih mahal, dari air tawar. Setiap gram harganya minimal 500 ribu pergram. Sementara hasil budidaya air tawar, harga tertinggi 100 Ribu Rupiah per-gramnya.

Setelah diolah dan di ikat dengan emas, harga perhiasan mutiara air laut di Lombok makin meningkat tajam, tergantung bentuk dan jenisnya.

Seperti kalung misalnya, harganya mencapai dua juta rupiah. Sementara untuk satu set anting-anting, cincin dan gelang, harganya tidak kurang dari Sepuluh Juta Rupiah.

Perhiasan mutiara asal Lombok, selain diminati penggemar asal mancanegara, warga setempat juga tidak sedikit yang memakai aksesoris dari mutiara.

Rani misalnya, salah seorang karyawan swasta di Mataram, hampir seluruh perhiasan yang digunakan, menggunakan mutiara. Alasannya memilih mutiara sebagai perhiasan, selain menambah prestise, juga ada kebanggaan tersendiri karena mutiara sudah memiliki nama di dunia Internasional. “Ada kebanggan tersendiri saat memakainya”, ujar Rani.

Bagi pecinta mutiara, harga bukanlah menjadi ukuran, apalagi mereka mendapatkan model terbaru dari rangkaian mutiara yang digunakan.

Rani, tidak segan-segan menguras kantongnya hingga Dua Puluh Juta, hanya untuk mendapatkan satu set perhiasan mutiara air laut mulai dari cincin, kalung, anting dan gelang, yang di ikat dengan emas putih.

Beda bentuk, beda juga nama perhiasan yang terbuat dari mutiara. Seperti kalung, ada jenis coker, paloma, kesi dan kalung tusuk. Sedangkan untuk gelang, ada yang namanya silang, ronce, mata satu, coker dan etnik karena dipadukan dengan jenis hasil kerajinan daerah tertentu.

Untuk anting, ada tiga nama yang dikenal, yaitu anting tanam, anting mata tiga dan anting dewa-dewi. Dan untuk asesoris berupa bros, dikenal dengan nama kendari, barok halper, halper lima dan bros susun dua.(86)

Selengkapnya...

'ULU JUKU' SOP KEPALA IKAN YANG MAKNYUS



Ulu juku atau sop kepala ikan merupakan salah satu makanan tradisional tanah Daeng. Bagi warga setempat, ulu juku diyakini mampu meningkatkan stamina tubuh. Ulu juku adalah bahasa makassar untuk kepala ikan. Kuliner ini baru beberapa tahun muncul dan bersaing dengan kuliner lainnya. Mungkin sejak banyaknya ikan kakap yang diekspor keluar negeri dan kepala ikannya ditinggal di Makasar. Lalu orang dengan kreatifnya menciptakan kuliner ini.

Terbukti rumah makan milik ibu Nursidah yang terletak di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Makassar Sulawesi Selatan, setiap hari dipenuhi pelanggan dari berbagai kalangan. APalagi, Harganya relatif murah, yakni hanya Dua Puluh Tiga Ribu Rupiah per porsinya.

Bahan utama ulu juku adalah beragam kepala ikan ekspor seperti kakap, baronang dan tongkol. Sebelum disantap, bahan baku tersebut terlebih dahulu dalam beberapa tahap.

Kepala ikan yang sudah dicuci bersih direbus dalam air mendidih beberapa menit untuk membuang lemak dan sisik yang masih menempel.

Sementara beragam bumbu seperti merica, daun bawang yang telah dipotong kecil, tomat, ketumbar, jahe, bawang merah, bawang putih, cabe dan bawang mandar ditumbuk hingga halus.

Kepala ikan yang sudah direbus kemudian dimasukkan ke dalam wajan bersama bumbu yang telah diracik. Dibutuhkan waktu sekitar 15 menit sop kepala ikan siap disajikan.

Masakan ulu juku bukan hanya digemari warga setempat. Tapi banyak wisatawan lokal sengaja datang ke Makassar hanya untuk mencicipi ulu juku atau sop kepala ikan milik Nursidah.

Ada berbagai macam jenis gule kepala ikan kakap dalam kuliner milik Nursidah. Yang paling enak Pallumara. Harga satu porsi dua puluh tiga ribu rupiah. Terdiri atas tiga kepala ikan. Kuahnya berwarna kuning muda encer. Rasanya gurih

Dalam sehari, Nursidah mampu mengantongi omset 2 juta hingga 3 Juta Rupiah. Tak heran jika Nursidah harus merekrut 50 orang karyawan untuk membantu mengelola usahanya.

Jadi, sebelum merasakan ulu juku, jangan mengaku pernah berkunjung ke Makasar.
Selengkapnya...

HACKER SERANG SITUS GRESIK, BLOGGER RESAH



Situs berita online yang baru launching sekitar 2 bulan terakhir, menjadikorban kekejaman hacker. Situs berita online yang beralamat di http://www.beritagresik.com sejak tanggal 06 Oktober 2010 sekitar jam 01.00 dini hari sudah tidak bisa di akses lagi secara normal.

Bahkan, situs yang menyajikan berita-berita seputar Gresik tersebut, hanya menampilkan gambar merah dengan background hitam yang menjadi ciri khas dunia bawah tanah komputer.

Jika di lihat dari source codenya, beritagresik.com menjadi salah satu korban aksi Indonesian BlackHat Team, sebuah kelompok hacker ternama di Indonesia. Di bawah gambar utama terdapat nama Dr SQLi Al3x 0wn5.

Salah seorang pemilik situs beritagresik.com, Alvita mengaku terkejut dengan perubahan tampilan situsnya. “Saya terkejut ketika mendapat laporan adanya aksi hacking di situs beritagresik”, aku Elvita.

Menurut Vetty, panggilan akrab Elvita, pihaknya akan berkonsulatasi dengan webmaster beritagresik untuk segera mengembalikannya pada kondisi semula.

Serangan terhadap situs berita online ini, juga memicu keresahan pada sejumlah blogger yang selama ini aktif mempublish informasi secara online.(86)
Selengkapnya...

SATE GURITA KHAS MASYARAKAT BENGKULU YANG NIKMAT



Menikmati sate kambing atau sate ayam, mungkin sudah tidak asing lagi buat kita. Namun, di kabupaten Kaur Bengkulu, ada sate yang menjadi khas dan kebanggaan daerah ini, yakni, sate gurita.

Restoran fikfin rasa yang berlokasi di pinggiran pantai kabupaten Kaur adalah salah satu restoran yang menyajikan sate gurita. Sate yang mungkin tidak kita temui di tempat lain.

Bumbu yang dipakai untuk membuat gurita ini menjadi sate yang lezat, tidaklah rumit. Seperti bumbu sate biasa, yakni, kacang, kecap, bawang merah dan putih, garam, cabe merah, lada, petis udang atau ebi, gula merah. Bumbu diatas diaduk menjadi satu dengan air mentah lalu direbus hingga matang untuk dijadikan bumbu saus kacang.

Sedangkan untuk saus kecap, diperlukan kecap, minyak goreng, bawang putih dan merah serta air secukupnya. Bahan–bahan ini tidak perlu direbus seperti bumbu kacang.

Meskipun bumbunya biasa, rahasia kelezatan sate ini tergantung bagaimana kita mengolah gurita yang menjadi bahan utama sate.

Gurita yang akan dijadikan sate harus gurita basah yang segar. Bukan gurita yang sudah disimpan lama di lemari es. Agar gurita tidak jadi amis. Untuk mendapatkan gurita segar disini, tidaklah sulit. Karena laut kaur adalah penghasil gurita terbanyak di indonesia.

Gurita yang sudah dibersihkan dan dipotong-potong hingga menjadi potongan sate dilumeri dengan saus kecap baru dibakar diatas bara api yang tidak terlalu panas agar matangnya merata hingga ke dalam serat daging gurita.

Setalah matang, sate gurita ini diberi saus kacang dan bawang goreng dan siap untuk disantap. Bagi yang suka pedas, kita bisa menambahkannya dengan sambal gurita diatas saus kacangnya. Hmm… aroma sate dan sausnya yang nikmat, tentu akan membuat kita ketagihan.

Mengenai harga, untuk mendapatkan satu porsi sate gurita kita cukup mengeluarkan uang Sepuluh Ribu Rupiah untuk satu porsinya.

Fika Fikfin, pemilik restoran mengatakan sudah dua puluh tahun keluarganya membuka restoran aneka masakan gurita ini. Dan yang paling diminati pengunjung, tentu sate gurita. Dia menghabiskan gurita seger sedikitnya dua puluh kilogram setiap harinya. “Awalnya kami sempat ragu, namun Melalui beberapa kali percobaan akhirnya didapat resep pengolahan yang bagus sehingga daging terasa empuk gurih dan lezat rasanya” ujar Fika.

Selengkapnya...

MENGGALI SISTEM INFORMASI SEBUAH PROGRAM APLIKASI



Membuat sebuah program aplikasi bukanlah hal mudah dan gampang. Perlu ketelitian dan yang lebih penting adalah memiliki pengetahuan tentang bahasa pemrograman. Jika anda salah satu orang yang berminat memiliki sebuah program aplikasi tap tidak punya kemampuan skill yang memadai, anda bisa mencaplok sebuah program aplikasi yang bisa anda modifikasi sendiri. Namun, namanya sekedar ujicoba, hal-hal yang bisa di ganti juga terbatas. Paling hanya sekedar mengganti nama pemiliknya saja.

Tutorial berikut bukan bertujuan mengajak orang melakukan pemalsuan atau pembajakan. Tetapi sekedar bahan pembelajaran tentang kecanggihan sebuah program yang berfungsi sebagai pengenalan bahasa pemrograman dari sebuah program aplikasi. Namanya adalah PE Explorer yang bisa didownload di http://www.heaventools.com.

Program PE Explorer berfungsi melakukan disassembler terhadap sejumlah program aplikasi. Aplikasi ini juga mampu membaca source code beberapa program aplikasi seperti *.exe, *.dll dan lain sebagainya.

Bagi yang suka bermain dengan yang namanya hacking, cracking, phreaking, dan semua yang berbau underground pasti menyukai program ini. Sebab kita bisa memodifikasi software tersebut hingga seakan-akan menjadi buatan kita sendiri.

Caranya:
1. Jalankan program PE Explorer

2. Klik tombol open untuk membuka file yang akan kita modif, lalu cari file exe-nya (Karena hanya progrsm trial, anda hanya di batasi 30 hari saja)

3. Tekan tombol Disassembler untuk membuka source code program. Cara ini memerlukan skill khusus karena harus menguasai bahasa pemrogram. Untuk sementara, lakukan modifikasi ringan dulu dengan menekan tombol Resource Viewer untuk membuka data aplikasi. Menu ini bisa merubah cursor, icon, versi program serta nama perusahaan. Data ini bisa anda rubah sesuai keinginan anda

4. Misalnya ingin merubah nama perusahaan, arahkan kursor mouse pada pilihan Version lalu tekan tombol Resource Editor lalu klik kanan Company Name, pilih Edit Item.

5. Tekan tombol simpan.

Anda bisa mendalami lebih jauh tentang kecanggihan PE Explorer untuk melakukan berbagai perubahan. Jika mampu, anda bisa bereksplorasi pada menu disassembler tadi dengan melakukan berbagai perubahan lebih banyak lagi termasuk dengan memesan versi personalnya yang seharga $129.
Selengkapnya...

SENI PENCAK MACAN TERANCAM LAPUK OLEH ZAMAN



Pencak macan adalah salah satu kesenian pengiring arak-arakan pengantin masyarakat Kelurahan Lumpur dan Kroman, Kecamatan Kota Gresik Jawa Timur. Tradisi ini merupakan budaya warisan leluhur yang berusia ratusan tahun. “Pertama kali dikenalkan dan dilestarikan Mbah Sindujoyo,” ujar Hendrik Umardiluhung, seniman Gresik.

Tradisi pencak macan merupakan tradisi ngarak (mengiring) pengantin yang mulai dari rumah pengantin laki-laki. Dimana setelah pengantin laki-laki dirias dan keluar rumah disambut penabuh hadrah dengan bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW. Kemudian pengantin berangkat dengan diiringi arak-arakan berupa beberapa kesenian tradisional yang dipentaskan di perempatan. Diantaranya Seni Hadrah dengan lantunan Sholawat Tola’an Badrun dan tabuan pencak.

Pada dasarnya tradisi pencak macan secara filosofisnya mempunyai arti sebagai pengingat tentang lika-liku serta konflik perjalanan yang akan dihadapi pasangan pengantin sebagai suami istri dalam menjalani bahterah rumah tangga.

Setidaknya hal itu tergambar dalam peran fisik macan, gendoruwo, monyet dan seorang ulama. Sebagai penghias filosofinya diikutkan pembawa ketopang, paying, pontang lima, pembaca sholawat serta pembawa karbit atau obor.

Simbol yang diperankan dalam karakter Macan, merupakan lambang seorang laki-laki yang perkasa yang mempunyai sifat keras seperti macan. Namun, memiliki sikap dan rasa tanggungjawab yang tinggi. Monyet sendiri menggambarkan, seorang perempuan yang lincah, walaupun cerewet, bawel dan suka aneh-aneh. Namun, iya mempunyai sikap yang rajin dalam mengurus rumah tangga.

Sedangkan gendoruwo melambangkan sebuah sifat haus dan nafsu (setan, red) yang artinya dalam perjalanan mengarungi bahtera rumah tangga tidak luput dari perselisihan atau konflik. Hal itu dipicu hawa nafsu akibat godaan setan. “Seni ini menjadi tradisi arak-arakan pengantin tradisional masyarakat pesisir Lumpur dan Kroman,” kata Kris Adji AW, pemerhati budaya Gresik yang juga seniman lukis tersebut.

Bukan hanya pencak yang mengandung filosofi hidup bagi pengantin baru. Namun, aksesoris lainnya juga mengandung nilai dan falsafah keagamaan yang cukup tinggi serta gambaran sejarah. Ketopang delapan lonjor dan payung satu, dimana ketopang terbuat dari sapu lidi yang berjumlah 33 dihias kertas merah putih yang ditancapkan ke buah papaya dan ditaruh di atas bambu serta dibawa delapan orang. Ketika banyak penonton salah satunya harus diperebutkan penonton.

Pontang lima yang dibawa lima putri berparas ayu menggambarkan rukun Islam. Pontang lima yang terbuat dari daun pisang dihiasi janur yang berisi makanan ketan warna-warni yang tengahnya ada contong daun pisang dan diujungnya da kapas. Hal itu melambang aneka aliran dan golongan dalam Islam. Nmaun, tetap menjadi satu tujuan Allah Maha Suci.

Hadrah dan Sholawat Nabi Muhammad SAW merupakan syair pujian kepada Allah dan Rosulnya bertujuan pengingat supaya tetap punya keyakinan dan keimanan. Posis hadrah yang di depan pengantin lambangkan agama sebagai benteng dan tameng dalam hidup berumah tangga. Lampu karbit atau obor bermakna agar kedua mempelai atau pengantin ikut menerangi bumi dengan menyiarkan Islam.

Nah, kekuatan dan dalammnya arti filosofis simbol dalam tradisi pencak macan tersebut cukup disayangkan hilang tanpa jejak. Jangan disayangkan tradisi lokal tersebut musnah. Apalagi, dalam tradisi pencak macan dalam setiap gerakannya dibarengi dengan bunyian mocopat, yang kemudian dikenal dengan Mocopat Sindujoyo.

“Kami sangat menyayangkan kalau ini sampai musnah. Bila hal itu dibiarkan, pencak macam akan lapuk dimakan zaman,” ujar Anharul Machfud, pemuda pelopor Gresik asal Kelurahan Lumpur.

Keberadaan pencak sendiri saat ini ibaratnya hidup tak mau mati enggan. Keberadaannya hanya beberapa keturunan Lumpur dan Kroman yang menggunakan jasa di acara pengantin. Bila itu tidak ada, maka dengan sendirinya lenyap dan terkikis oleh era digital modern. Apalagi, pemerintah sendiri di nilai kurang memperhatikan. “Kami merasakan pemerintah memang lepas tangan.
Selengkapnya...

ASYIK MANDI DI KOLAM HUTAN LINDUNG KAKI GUNUNG KENDENG



Obyek wisata alam di tengah hutan ternyata tak kalah menariknya di banding lokasi wisata buatan. Salah satunya adalah objek wisata pemandian ubalan yang terletak di tengah hutan wilayah Desa Ngluyu Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk Dan Berada Wilayah Kaki Gunung Kendeng.

Selain dapat berjalan-jalan dan menikmati suasana sejuk di dalam hutan lindung, salah satu wahana yang paling di minati oleh para pengunjung di obyek wisata Ubalan adalah berenang dalam kolam pemandian dengan airnya yang terus mengalir tiada henti dari puncak gunung Kendeng. Meski banyak pengunjung yang mandi di kolam, namun kondisi air tetap jernih dan pengunjung merasa tetap nyaman saat berendam atau berenang.

Apalagi, airnya mengandung banyak belerang sehingga di percaya dapat menyembuhkan beragam penyakit kulit.

Tak hanya dapat mandi di kolam pemandian ubalan saja, di obyek wisata ini anda juga dapat berjalan-jalan menikmati suasana hutan lindung di kaki gunung kendeng yang relatif masih perawan.

Di tepi hutan lindung ini anda juga dapat merasakan nyamannya mendengarkan suara kicau burung atau teriakkan binatang-binatang atau kera-kera dari dalam hutan. Bahkan bila beruntung anda juga dapat bertemu dengan binatang-binatang tersebut, termasuk memberi makan.

Bagi anda yang penasaran dengan obyek wisata ubalan, jangan segan-segan untuk mampir jika kebetulan melintas di kabupaten Nganjuk.(86)
Selengkapnya...

MINUMAN KESEHATAN DARI PEKARANGAN RUMAH YANG BERNILAI EKONOMIS



Bagi anda yang memiliki pekarangan kosong disekitar tempat tinggal, sebaiknya di manfaatkan untuk menanam aneka tanaman obat. Di madiun jawa timur, seorang ibu rumah tangga memanfaatkan tanaman liar seperti temulawak, kunir dan jahe yang ada di pekarangannya untuk dijadikan minuman yang bermanfaat untuk kesehatan. Karena banyak bermanfaat dan laris diminati warga dalam maupun luar kota madiun akhirnya membuka usaha minuman sehat tradisional.

Berbagai tanaman liar di pekarangan rumah, ternyata oleh warga Tempursari Kecamatan Wungu Madiun, dapat diolah menjadi hasil yang bermanfaat. Adalah Nyonya Partini, beserta ketiga karyawannya mampu memproduksi minuman sehat tradisonal yang berasal dari aneka tanaman rempah seperti jahe, kunir dan temu lawak. Hasilnya tak hanya sirup, namun juga ada yang berupa instan, dapat disedur atau diminum sewaktu waktu tergantung kita kapan mengkonsumsinya.

Proses pembuatan yang dibantu oleh 3 karyawannya tersebut, diawali dengan akar tanaman jahe, kunir maupun temulawak yang diambil dari kebun dicuci hingga bersih. Selanjutnya diparut atau digiling hingga lembut dan diambil sarinya.

Kemudian sari dari temu lawak, kunir, jahe yang sudah melalui proses pemerasan, dimasukkan ke dalam wajan besar dan dicampur gula pasir sesuai dengan porsinya,dimasak hingga masak. Dan biasanya untuk dijadikan bubuk instan waktu pemasakan cukup lama lima hingga enam jam hingga menjadi serbuk.

Proses pembuatan sudah selesdai dan siap untuk dikemas ke beberapa kantong plastik sesuai ukuran. Untuk proses pengemasannya mereka mengaku untuk menjaga kesterilan bubuk instan, karena selain untuk minuman kesehatan juga dapat dijadikan sebagai obat berbagai penyakit.

Menurut beberapa konsumen yang biasa mengkonsumsi hasil rempah rempah ini mengaku, badan terasa segar dan fress, selain itu dapat mengobati rasa capek setelah menjalani kesibukan bekerja. Selain itu, kunir putih instan dapat untuk pengobatan keputihan bagi wanita.

Menurut Nyonya Partini, sebelum membuka usaha jamu atau minuman sehat tradisional ini, awalnya hanya mengikuti pelatihan PKK di tingkat kabupaten. Karena di kampungnya banyak ditanami tanaman tanaman toga, Partini mencoba untuk belajar pemanfaatan tanaman tersebut. Dan untuk pemasarannya sendiri awalnya selain dititipkan ke beberapa apotik, juga melalui anak anaknya yang sedang kuliah di luar kota seperti Malang Dan Surabaya. Seiring perjalanan waktu, usahnya berkembang dari tahun 1994 hingga saat ini. “Awalnya jatuh bangun penuh kendala, hingga bisa menikmati hasilnya seperti saat ini”, ujarnya.

Selain ramuan instan dari jahe maupun temu lawak, masih banyak ramuan bentuk lainnya. Seperti, ramuan kunir putih untuk keputihan, jahe merah instan untuk migrain dan asam urat, beras kencur instan untuk menghilangkan rasa kecapekan, sirih kunci pepet instan untuk menguatkan alat vagina, kunyit instan untuk kelancaran peredaran darah, dan masih banyak lagi lainnya. Dan untuk masa penggunaan ini berbeda dengan minuman berupa syrup, untuk bubuk instan ini masih tergolong lama dan dapat disedur kapan saja.

Nah! jika penasaran, anda berminat silahkan datang saja di tempat minuman sehat tradisional yang terletak di Jalan Kenongo Sari Desa Tempursari Madiun.(86)
Selengkapnya...

SOTO SANGKA DI MASAK DENGAN TUNGKU DI SUKA PEJABAT ORDE BARU



Bepergian ke kabupaten Banyumas Jawa Tengah akan terasa kurang lengkap jika belum menikmati nikmatnya soto sangka. Tentunya soto yang satu ini bukan sembarang soto, karena sejak tahun 1925 soto ini tetap mempertahankan ciri khasnya, yaitu dengan menggunakan tungku untuk memasak kuahnya. Tak hanya itu, soto ini dulu juga menjadi langganan sejumlah Menteri di era Orde Baru.

Soto yang berada di Jalan Karang Sawah, Desa Kedung Uter, Kabupaten Banyumas, hampir tidak berbeda dengan soto lainnya. Namun, ciri khas dari soto milik mbah sangka ini ada pada cara memasak kuahnya serta bumbu yang tidak menggunakan penyedap rasa.

Sejak tahun 1925, soto ini selalu menggunakan tungku tradisonal untuk memasak kuahnya. Cara memasak dengan tungku dan kayu bakar inilah yang diyakini para pelanggannya sebagai penambah nikmatnya cita rasa soto sangka.

Layaknya soto pada umumnya, soto sangka juga menggunakan hidangan pokok berupa ketupat, daging ayam kampung, bumbu rempah, serta berbagai ubarampe lain. Soto khas inilah yang dahulu menjadi langganan sejumlah menteri di zaman Orde Baru.

Pejabat dan mantan pejabat Orba penggemar soto sangka antara lain Jenderal Surono yang saat itu menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik Dan Keamanan. Purwoto Gandasubrata yaitu mantan Ketua Mahkamah Agung dan Soepardjo Roestam, Mantan Menteri Dalam Negeri. Kesemua pajabat tersebut merupakan asli putra Banyumas yang selalu menyempatkan diri menikmati soto sangka apabila sedang pulang kampung.

Tak hanya para pejabat saja, kini soto sangka juga menjadi langganan warga Banyumas yang telah bertahun-tahun merantau ke luar kota.

Warung soto ini didirikan Almarhum Mbah Sangka pada tahun 1925. Sejak awal berdiri hingga kini, masih mempertahankan bangunan serta tungku dan pikulannya yang sudah usang. Karena itulah, soto ini di kenal warga dengan nama “soto sangka”. Kini soto sangka dikelola cucu Mbah Sangka yaitu Sumardi. “Di masak dengan tungku dan kayu bakar, sulit di pisahkan dari soto sangka”, ujar Sumardi.

Satu mangkuk soto sangka dijual dengan harga Tujuh Ribu Rupiah. Biasanya sumardi dan cucu-cucunya membuka warungnya mulai pukul 8 pagi hingga pukul 3 sore. Jika anda melewati kabupaten Banyumas, sebaiknya anda mencicipi soto yang kini masih terus disukai para pelanggannya.(86)
Selengkapnya...

NTU SINGAPURA TAWARKAN BEASISWA GRATIS



Ternyata kunjungan Guru dan siswa SMA Negeri I Kebomas Ke Nanyang Technological University (NTU) Singapura beberapa waktu yang lalu telah menuai hasil. Buktinya pihak perguruan tinggi peringkat ke 18 dunia ini mengirimkan staf dari Office of admission and financial Aids (OAFA) Mr. Muhammad Jaafar utusannya ke SMA Negeri untuk memberikan informasi dan sosialisasi beasiswa gratis ke NTU, Jum’at (1/10).

Didampingi oleh Nurdin Somantri dari Volunter leader of ICT model Network APEC in Indonesia, pihak NTU memberikan penjelasan kepada 170 siswa kelas XII SMA Negeri I Kebomas Gresik, tentang program Beasiswa Gratis dan ikatan dinas NTU. Menurut Jaafar, Beberapa persyaratan yang harus dilalui siswa untuk masuk ke NTU yaitu nilai Raport semester 1 – 5 harus jauh diatas kriteria ketuntasan minimal (KKM). Terutama untuk nilai matematika, Fisika, Sains, dan bahasa Inggris. Setelah persyaratan administrasi tersebut, siswa mengikuti test.

Setiap tahun NTU menjaring 400 Mahasiswa dari luar Singapura termasuk dari Indonesia. Selama ini ada sekitar 200 siswa Indonesia yang terjaring. Bisa saja pada tahun ajaran berikutnya semua siswa berasal dari Indonesia bahkan dari SMA Negeri I Gresik, harapnya.

Syarat lain menurut Jaafar, yaitu keharusan bagi Mahasiswa yang telah lulus kelak akan ada ikatan dinas dengan perusahaan Singapura, selama 6 (enam) tahun, tanpa ada pemotongan gaji. Gaji rata-rata lulusan NTU di Perusahaan Singapura bekisar Rp. 28 – 30 juta perbulan. “mereka tidak harus bekerja di Singapura, bias saja mereka bekerja di Perusahaan Indonesia milik Singapura” tambah Jaafar.

Nurdin Somantri sebagai fasilitator yang ikut mendampingi Jaafar mengatakan, ini kesempatan baik untuk siswa SMA Negeri I Kebomas. Selama ini pemahaman masyarakat untuk bisa sekolah di luar negeri hanya untuk orang kaya dan berduit. Sementara orang miskin nggak mungkin bias meskipun pandai dan berotak encer. Memang sangat beralasan, karena untuk menempuh pendidikan di NTU memerlukan biaya Rp 80 juta perbulan. Dengan adanya beasiswa dari NTU ini maka siswa miskin yang pintar bias berkesempatan sekolah disana dengan gratis. Bahkan lulusannya kelak bias bekerja dengan penghasilan yg sangat besar, ujarnya berharap.

Kasek SMA Negeri Kebomas I, Drs. ME Wahyudi juga berharap ada siswa yang yg termotivasi dan ikut mendaftar di NTU. Tampaknya beberapa siswa juga tertarik dan syarat nilainya memenuhi. (sdm)
Selengkapnya...

Posting Terakhir

 
  • Hack Facebook Sebagaimana laporan Techcrunch, Firesheep telah di download ribuan kali sejak di luncurkan beberapa waktu lalu. Firesheep adalah salah satu software Add-ons browser Mozilla Firefox terbaru yang di gunakan...
  • Sharing Foto di Yahoo Messenger Yahoo Messenger atau yang sering disingkat dengan YM memiliki fasilitas untuk share picture kepada chatter lain. Dengan demikian jika dua chatter saling melakukan Private Message, maka keduanya bisa saling...
  • Mujaher Korek Menu ikan panggang banyak di jumpai di sejumlah daerah. Namun, menu ikan mujaher panggang dengan sambal terasi pedas khas Jawa Timuran, hanya ada di Lamongan. Mujaher panggang hadir dengan....
  • Batik Gorga Khas Batak Memadukan motif khas Batak dengan aneka warna, bengkel kreasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 lalu, menghasilkan aneka ragam kain batik khas tanah Batak yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi....
  • Awet Muda Dengan Pisang Getuk merupakan makanan tradisional, umumnya terbuat dari singkong. Namun, warga di kaki gunung Slamet tepatnya di Desa Serang, Kecamatan Karangreja,...