SEPEDA BAMBU, MERIAHKAN KARNAVAL SEPEDA KUNO SE-NUSANTARA

Sepeda onthel saat ini banyak sekali jenisnya, diantaranya sepeda bambu. Sepeda bambu inipun, turun ke jalan ikut memeriahkan karnaval sepeda kuno se-Nusantara yang di gelar di Lamongan Jawa Timur. Bahkan, akar bambu pun di sulap menjadi aksesoris sepeda yang menawan pula (19/05/2013.)

Transportasi roda dua alias sepeda yang terbuat dari bambu ini, merupakan karya Ahmad Muhtaram, 53 tahun, warga Kecamatan Sepanjang Sidoarjo. Ahmad Muhtaram rela menempuh jarak lebih dari 60 puluh kilo untuk mengikuti karnaval sepeda kuno se-Nusantara Minggu Pagi yang di gelar dalam rangka Hari Jadi Lamongan ke 444. Sepeda kuno milik Ahmad Muhtaram ini, sempat di tawar sejumlah orang, dengan penawaran teringgi hingga 3 juta rupiah. Namun, pemilik sepeda tidak berniat menjual karyanya.

Ide pembuatan sepeda bambu ini bermula dari keinginan menciptakan kreatifitas sepeda lain dari pada yang lain. Di pilihlah bambu sebagai bahan dasar, lantaran bambu sering di pandang sebelah mata. Namun, pemilihan bambu ini bukan sembarangan. Ahmad Muhtaram memilih bambu bagian bawah atau masyarakat jawa menyebutnya bongkotan.

Sebelum di rangkai menjadi sepeda, bambu terlebih dahulu di rendam dengan air selama kurang lebih dua minggu, agar bambu semakin kuat.

Pembuatan sepeda bambu ini, sangat rumit, membutuhkan ketelatenan, dan daya fikir tinggi untuk menentukan kuat tidaknya bambu di tumpangi hingga berkilo kilo meter.

Bambu yang siap di rangkai, bapak tiga anak ini hanya membutuhkan lem, tali rotan dan mur serta baut. Perajin hanya menggunakan roda dan rantai asli, yang di gunakan pada sepeda pada umumnya. Meski menggunakan lem, rotan dan mur baut, proses perakitan inipun nampak rapi dan terlihat sempurna. Membutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga minggu, untuk menyulap bambu menjadi sepeda bernilai jual tinggi.

Cara perawatannyapun tidak rumit. Pemilik sepeda hanya merawatnaya rutin, agar bambu tak mudah keropos. Pemilik sepeda juga memberikan pernis pada bambu, agar lebih kuat dan mengkilap jika di pandang dari kejauhan.

Ahmad Muhtaram juga menambahkan berbagai aksesoris sepeda yang terbuat dari akar kayu tersebut, seperti asesoris burung garuda yang telah di ciptakannya, dengan membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Selain itu, rumah lampu sepeda terbuat dari tempurung kepala yang di buat sedemikian rupa seperti aslinya.

Sepeda bambu milik Ahmad Muhtaram di ikutkan dalam karnaval sepeda kuno se nusantara, yang di gelar dalam rangka ulang tahun paguyupan ontoseno yang ke-5, serta memperingati Hari Jadi Kota Lamongan ke 444.

Selain di ikuti sepeda bambu, karnaval sepeda bambu ini di ikuti sekitar 1.200 pencita sepeda kuno dari penjuru Indonesia, tak terkecuali dari Sulawesi dan Kalimantan.


digg it
buzz yahoo
google
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
reddit

0 comments:


Post a Comment

Posting Terakhir

 
  • Hack Facebook Sebagaimana laporan Techcrunch, Firesheep telah di download ribuan kali sejak di luncurkan beberapa waktu lalu. Firesheep adalah salah satu software Add-ons browser Mozilla Firefox terbaru yang di gunakan...
  • Sharing Foto di Yahoo Messenger Yahoo Messenger atau yang sering disingkat dengan YM memiliki fasilitas untuk share picture kepada chatter lain. Dengan demikian jika dua chatter saling melakukan Private Message, maka keduanya bisa saling...
  • Mujaher Korek Menu ikan panggang banyak di jumpai di sejumlah daerah. Namun, menu ikan mujaher panggang dengan sambal terasi pedas khas Jawa Timuran, hanya ada di Lamongan. Mujaher panggang hadir dengan....
  • Batik Gorga Khas Batak Memadukan motif khas Batak dengan aneka warna, bengkel kreasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 lalu, menghasilkan aneka ragam kain batik khas tanah Batak yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi....
  • Awet Muda Dengan Pisang Getuk merupakan makanan tradisional, umumnya terbuat dari singkong. Namun, warga di kaki gunung Slamet tepatnya di Desa Serang, Kecamatan Karangreja,...